Minggu, 8 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Hari Ke-275: 15.000 Orang Ukraina Hilang hingga Upaya Kyiv Pulihkan Listrik

Update perang hari ke-275: 15.000 orang Ukraina dikabarkan hilang, hingga upaya Kyiv pulihkan listrik setelah Rusia hancurkan infrastruktur energinya.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Hari Ke-275: 15.000 Orang Ukraina Hilang hingga Upaya Kyiv Pulihkan Listrik
Tangkapan Layar The Guardian
Foto Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat pidato kenegaraan pada Senin (14/3/2022) atau hari ke-19 perang Rusia Vs Ukraina. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-275 pada Jumat (25/11/2022) antara lain sekitar 15.000 orang Ukraina hilang selama perang hingga perjuangan Kyiv pulihkan listrik setelah serangan Rusia hancurkan infrastruktur energi negaranya. 

Sebanyak 7 orang tewas dan 21 lainnya luka-luka dalam serangan Rusia pada Kamis, kata pihak berwenang setempat.

Zelensky mengatakan bahwa sementara listrik, panas, komunikasi, dan air dipulihkan secara bertahap, masih ada masalah dengan pasokan air di 15 wilayah.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-273: G7 Bakal Batasi Harga Minyak Rusia sebagai Sanksi

Ukrenergo, yang mengawasi jaringan listrik nasional Ukraina pun menyatakan bahwa 50 persen permintaan tidak terpenuhi pada pukul 7 malam waktu Kyiv pada hari Kamis.

Di Kyiv, sebuah kota berpenduduk tiga juta, 60 persen penduduknya tidak memiliki listrik di tengah suhu di bawah titik beku, kata sang Wali Kota Vitaly Klitschko.

"Kami memahami bahwa serangan rudal seperti ini bisa terjadi lagi. Kami harus siap menghadapi perkembangan apa pun," ujar Klitschko, menurut dewan kota Kyiv.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-272: Zelensky Evakuasi Warga dari Kherson, Ada Apa?

Pihak berwenang telah mendirikan "pusat tak terkalahkan", di mana orang dapat mengisi daya ponsel, menghangatkan diri, dan mendapatkan minuman panas.

Pejabat Ukraina mengatakan sebuah reaktor di salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), Khmelnytskyi, telah disambungkan kembali ke jaringan listrik pada Kamis malam.

PLTN Zaporizhzhia yang luas di wilayah yang dikuasai Rusia juga telah disambungkan kembali pada Kamis pagi, kata perusahaan tenaga nuklir Ukraina Energoatom.

Baca juga: Bau Daging Bakar di TPA, Warga Ukraina Tuding Rusia Bakar Jasad Korban Perang di Kherson

Pejabat nuklir mengatakan gangguan listrik dapat mengganggu sistem pendingin dan menyebabkan bencana atom.

Namun Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan itu adalah kesalahan Kyiv yang diderita Ukraina karena menolak untuk memenuhi tuntutan Moskow yang tidak dia jelaskan.

Ukraina mengatakan pihaknya hanya akan berhenti berperang ketika semua pasukan Rusia telah pergi.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved