Perang Rusia Ukraina: Zelensky Klaim Pasukan Putin Lakukan 400 Kasus Kejahatan Perang di Kherson
Pemerintah Ukraina mengklaim ada ratusan kasus kejahatan perang ditemukan di wilayah Kherson, disebutkan Presiden Zelensky bahkan hal itu ulah Rusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/presiden-ukraina-volodymyr-zelensky-18-juni-2022_1.jpg)
Meskipun tidak ada bukti kepanikan di antara pasukan Rusia, analis militer meragukan bahwa retret itu dilakukan tanpa insiden.
“Sangat tidak mungkin bahwa Rusia tidak kehilangan orang atau materi,” Nick Reynolds, seorang analis di Royal United Services Institute London.
"Secara militer, mundur adalah salah satu hal tersulit yang bisa dilakukan militer. Memutus kontak dan menarik diri dengan baik sangat berisiko."
Ia kemudian menunjuk ke gambar satelit yang tampaknya memperlihatkan pasukan Ukraina telah berhasil menimbulkan sejumlah kerusakan pada unit yang ditarik.
Sementara itu, dua pejabat senior Rusia, yang meminta tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa hilangnya Kherson dapat berdampak serius di kalangan militer dan elit Rusia.
“Saya tidak akan mencoba untuk mengecilkan. Ini adalah tantangan besar,” kata seorang pejabat di pemerintah Rusia.
"Ini adalah situasi yang sangat buruk bagi kami," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri yang pernah terlibat dalam negosiasi dengan Ukraina tersebut.
"Pertanyaannya adalah, apa lagi yang bisa kita tinggalkan? Apa rencana militer dan apa tujuan kita?"
Sebagaimana diketahui, Kherson merupakan wilayah yang sangat penting bagi Rusia, jika wilayah Kherson kembali ke Ukraina, maka Moskow akan kehilangan akses penting ke Laut Azov.
Kemunduran itu juga akan memberi tekanan pada kendali Rusia atas sisa wilayah Kherson, yang membentuk jembatan darat dari Rusia ke wilayah jajahan Krimea.
Sementara itu, akun resmi negara Ukraina, @ukraine.ua, Sabtu (12/11/2022), membagikan rekaman di mana diperlihatkan barisan pasukan dan tank berbendera Ukraina.
Dalam kompilasi video tersebut, tampak para tentara menyematkan bendera Ukraina di sejumlah monumen dan gedung-gedung pemerintahan.
Diperlihatkan juga sambutan hangat masyarakat Kherson yang mengelu-elukan kedatangan para tentara.
Tampak seorang nenek tua dengan baju biru dan penutup kepala berwarna gelap bicara dan mencium pipi seorang tentara.
Barisan penduduk bersorak dari pinggir jalan dan mengibarkan bendera Ukraina yang disambut lambaian tangan para tentara.
Bahkan, di jalanan, para penduduk mengerubungi mobil para tentara dengan seruan ramai dan tepuk tangan.
Banyak dari mereka membawa bendera dan mengenakan atribut kuning biru khas bendera nasional.(TribunWow.com)
Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Ukraina Klaim Ada 400 Kasus Kejahatan Perang di Kherson, Zelensky Sebut Ulah Tentara Rusia