Kamis, 5 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina: Zelensky Klaim Pasukan Putin Lakukan 400 Kasus Kejahatan Perang di Kherson

Pemerintah Ukraina mengklaim ada ratusan kasus kejahatan perang ditemukan di wilayah Kherson, disebutkan Presiden Zelensky bahkan hal itu ulah Rusia.

Tayang:
Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Perang Rusia Ukraina: Zelensky Klaim Pasukan Putin Lakukan 400 Kasus Kejahatan Perang di Kherson
Layanan Pers Kepresidenan Ukraina
Foto: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berkunjung ke kota selatan Mykolaiv, saat serangan Rusia di Ukraina berlanjut pada 18 Juni 2022. Terbaru, Pemerintah Ukraina mengklaim ada ratusan kasus kejahatan perang ditemukan di wilayah Kherson, disebutkan Presiden Zelensky bahkan hal itu ulah Rusia. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Pemerintah Ukraina mengklaim ada ratusan kasus kejahatan perang ditemukan di wilayah Kherson.

Diketahui, wilayah Kherson belum lama ini ditinggalkan oleh pasukan militer Rusia.

Terkait hal tersebut, dikutip dari bbc, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa aparat berwenang menemukan lebih dari 400 kasus kejahatan perang di Kherson.

 

 

Baca juga: Beda Biden dan Menlu Rusia Begitu Tiba di Bali untuk KTT G20, Presiden AS Bawa Mobil Sendiri

Baca juga: Prabowo Soroti Krisis Pangan 8 Miliar Orang hingga Perang Rusia - Ukraina

Zelensky juga menyatakan ditemukan mayat warga sipil dan tentara.

"Di wilayah Kherson, tentara Rusia meninggalkan kekejaman yang sama seperti di wilayah lain di negara kita, di mana mereka bisa masuk," ungkap Zelensky.

"Tanpa rasa ragu, kami akan menemukan dan mengadili setiap pembunuh," tegasnya.

Diketahui, Kherson adalah satu-satunya kota besar yang berhasil dikuasai oleh pasukan militer Rusia semenjak agresi dilakukan pada Februari 2022 lalu.

Setelah berhasil merebut Kherson, Presiden Rusia Vladimir Putin sempat melakukan deklarasi Kherson sebagai bagian dari Rusia pada sebuah upacara di Kremlin, September lalu.

Meskipun pasukan militer Rusia telah mundur, masih ada rasa takut adanya tentara Rusia yang tinggal di Kherson menyamar menjadi warga sipil.

Zelensky sendiri menyatakan bahwa pemerintah Ukraina sedang berproses menahan para tentara Rusia dan tentara bayaran Rusia yang tertinggal di Kherson.

Sebagai informasi, pasukan Rusia telah mundur dari wilayah Kherson, Ukraina, di tepi kanan Sungai Dnipro pada hari Jumat (11/11/2022).

Dilansir TribunWow.com, hal ini menjadi kekalahan militer terbesar Rusia sejak memulai invasinya pada Kamis (24/2/2022).

Pasalnya, kota pelabuhan Kherson, merupakan satu-satunya ibu kota regional Ukraina yang berhasil diduduki Rusia dalam pertempuran sengit selama hampir sembilan bulan.

Baca juga: Para Analis Ungkap Situasi Perang Rusia-Ukraina setelah Mundurnya Pasukan Putin dari Kherson

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved