Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-219: Tandatangani Dekrit, Putin Buka Aneksasi Wilayah Ukraina
Kondisi terkini perang Rusia, Jumat (30/9/2022): PBB kecam langkah Putin yang tandatangani dekrit yang membuka jalan wilayah Ukraina untuk dianeksasi.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-pada-Senin-9-Mei-2022.jpg)
- Ada indikasi bahwa Rusia mungkin membatasi pergerakan warga Ukraina yang tinggal di wilayah pendudukan tersebut setelah mengumumkan pencaplokan mereka.
Warga Ukraina telah diberitahu bahwa mulai Sabtu (1/10/2022) mereka perlu mengajukan izin dari otoritas pendudukan.
Ini terjadi ketika Gubernur Luhansk yang diasingkan yaitu Serhiy Haidai mengatakan Rusia telah mencegah sekitar 1.000 warga Ukraina melintasi perbatasan ke Latvia.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari ke-215: AS Beri Kyiv Nasams dan Ancam Putin jika Gunakan Nuklir
- Pasukan Rusia mungkin menghadapi "kekalahan yang akan segera terjadi" di kota utama Lyman di timur laut ketika tentara Ukraina melanjutkan serangan balasan mereka di timur negara itu, menurut sebuah thinktank Amerika Serikat.
Institute for the Study of War, mengutip laporan Rusia, mengatakan kekalahan itu akan memungkinkan pasukan Ukraina untuk "mengancam posisi Rusia di sepanjang wilayah barat Luhansk".
Alexander Petrikin selaku Kepala Pemerintahan Kota yang pro-Rusia, mengakui bahwa situasinya semakin “sulit” bagi pasukan Rusia yang berusaha menguasai wilayah tersebut.
- Pasukan Ukraina telah mengamankan semua wilayah Kota Kupiansk dan mengusir pasukan Rusia dari posisi mereka yang tersisa di tepi timur sungai yang membelah kota Ukraina timur laut itu.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-213: Dimulai, Referendum untuk Gabung Rusia Diabaikan Warga
Sebagian besar wilayah Kupiansk, persimpangan kereta api yang strategis, direbut kembali awal bulan ini sebagai bagian dari serangan balasan oleh pasukan Ukraina.
AFP melaporkan bahwa pasukan Rusia yang bertahan di tepi timur sungai Oskil telah diusir.
- Finlandia menutup perbatasannya untuk turis Rusia setelah perintah mobilisasi parsial Putin mendorong sejumlah besar orang untuk meninggalkan negara itu.
Mulai Kamis tengah malam waktu Finlandia (9 malam GMT), turis Rusia yang memegang visa Schengen UE akan ditolak kecuali mereka memiliki ikatan keluarga atau alasan kuat untuk bepergian.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-212: NATO Mengutuk Rencana Referendum untuk Gabung Rusia
- Lebih dari separuh orang Rusia merasa takut atau cemas setelah pengumuman mobilisasi Putin, menurut sebuah jajak pendapat baru.
Jajak pendapat oleh Levada Center independen menunjukkan 47 persen responden mengatakan mereka merasa cemas, takut atau takut setelah mendengar bahwa ratusan ribu tentara akan direkrut untuk berperang di Ukraina.
- NATO bersumpah akan memberikan "tanggapan yang teguh" terhadap apa yang digambarkannya sebagai "tindakan sabotase yang disengaja, sembrono, dan tidak bertanggung jawab" setelah kebocoran ditemukan di dua jalur pipa Nord Stream.
Pihak berwenang Swedia telah melaporkan kebocoran keempat di salah satu pipa.