Jumat, 6 Maret 2026

Capres 2024

Peluang Koalisi PDIP, Gerindra, PKB Usung Puan Maharani-Prabowo: Ini Survei Litbang Kompas

Koalisi partai politik masih dapat berubah. Yang ramai belakangan ini soal koalisi PDIP, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Peluang Koalisi PDIP, Gerindra, PKB Usung Puan Maharani-Prabowo: Ini Survei Litbang Kompas
Kolase TribunGorontalo.com
Prabowo Subianto bersama kader PDIP (kiri). Puan Maharani ziarah bersama Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ke makam Taufiq Kiemas di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022). Koalisi partai politik masih dapat berubah. Yang ramai belakangan ini soal koalisi PDIP, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Masih ragu-ragunya responden terhadap koalisi parpol terjadi karena pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden masih lama, yaitu baru dibuka akhir Oktober 2023.

Menurut Yohan, pengalaman koalisi pada Pemilu 2019 bisa menjadi cerminan. Kala itu, pendaftaran capres dan cawapres dilakukan di hari-hari terakhir pendaftaran.

"Durasi yang relatif masih lama inilah yang membuat sebagian besar responden melihat upaya-upaya membangun koalisi sejauh ini tidak menjamin menjadi gambaran final koalisi," katanya.

Temuan lainnya adalah 76,9 persen responden menyebut, pilihan untuk berkoalisi bagi parpol selama ini lebih banyak mencerminkan aspirasi elite partai.

Sisanya, sebanyak 13,7 persen responden menyebut mencerminkan aspirasi pemilih, dan 9,4 persen lainnya menjawab tidak tahu.

Baca juga: Kejar Elektabilitas Ganjar, Prabowo, Anies: Puan Maharani Masuk 4 Besar Capres

Secara proporsi, penilaian secara kritis terhadap proses koalisi partai politik ini lebih banyak terlihat dari kalangan responden dengan latar belakang pendidikan tinggi.

Dari kelompok ini, 90,8 persen menempatkan proses koalisi sebagai wujud aspirasi elite semata, bukan pemilih.

Sementara itu, kelompok responden dengan latar belakang pendidikan dasar dan menengah proporsi responden yang pesimistis masih di bawah kelompok responden berpendidikan tinggi.

Sebanyak 85,3 persen responden berpendidikan menengah melihat koalisi hanya menampung aspirasi kepentingan elite partai.

Sedangkan 67,9 persen responden berpendidikan dasar memandang koalisi lebih mengutamakan kepentingan elite partai.

"Sebanyak 76,9 persen responden pesimistis memandang koalisi ini, sehingga mereka lebih melihat penentuan koalisi berbanding lurus dengan kepentingan elite, serta berbanding terbalik dengan kepentingan pemilih," kata Yohan Wahyu.

PDI-P, PKB, dan Gerindra Dinilai Bisa Berkoalisi

PDI-P, PKB dan Gerindra dinilai bisa membentuk koalisi untuk menghadapi Pilpres 2024.

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro mengatakan hal itu nampak dari kehangatan pertemuan Puan Maharani dan Muhaimin Iskandar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022).

“Mengemukanya agenda ke pusara ayahanda Puan ini lumrah, menimbang almahrum Taufik Kiemas adalah mentor sekaligus sahabat Cak Imin selama berkarier di DPR RI,” kata Agung dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Senin (26/9/2022).

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved