Jamur Tiram: The Hidden Product in Gorontalo
Apakah kamu pernah mencicipi jamur tiram? Ternyata jamur tiram memiliki banyak manfaat bagi tubuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Deyvie-Xyzquolyna.jpg)
Selain itu, dalam jamur tiram terdapat komponen bioaktif seperti terpenoid, steroid, fenol, glikoprotein, dan polisakarida.
Komponen bioaktif tersebut menjadikan jamur tiram sebagai sumber pangan fungsional karena dapat bersifat antioksidan, antitumor, antihipertensiv, antihiperkolesterol, antihiperglikemik, dan antivirus (Reis, 2022).
Komponen kimia maupun biaoktiv tersebut diperlukan tubuh manusia agar proses metabolisme berjalan lancar.
Proses metabolisme adalah reaksi kimia dan biokimia yang terjadi dalam organ tubuh manusia untuk menghasilkan energi.
Adanya hambatan dan kegagalan metabolisme biasanya akan menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit seperti diabetes, kolesterol, tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung.
Kehidupan masyarakat urban yang cenderung dituntut untuk bergerak cepat, pencemaran lingkungan yang semakin meningkat, serta gaya hidup dapat menjadi faktor pemicu timbulnya penyakit- penyakit yang telah disebutkan.
Beberapa hasil penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa upaya pencegahan penyakit kardiovaskuler dan penyakit tidak menular berkorelasi dengan potensi penurunan terpaparnya manusia dari virus Covid-19.
Bagaimana mengolah jamur tiram
Jamur tiram dapat diolah dengan cara digoreng menjadi jamur tiram crispy, ditumis, dipepes, atau ditambahkan dalam sup dengan resep yang dapat disesuaikan dengan selera.
Namun, jamur tiram dapat juga diolah menjadi berbagai macam produk lain seperti kerupuk, nugget, bakso, burger, sate, bahkan bumbu penyedap rasa.
Di kota- kota besar di Indonesia sudah banyak kafe, rumah makan khusus dengan menu yang bahan dasarnya berasal dari berbagai macam jamur edible.
Namun, di daerah Gorontalo tampaknya masih jauh api dari panggangnya.
Sehingga melalui tulisan ini diharapkan yang pertama, menjadi tambahan informasi yang dapat memperkaya pemahaman tentang jamur tiram dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Kedua, menumbuhkan minat masyarakat Gorontalo untuk mengkonsumsi jamur tiram khususnya yang dihasilkan dari Desa Jatimulya Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo.
Ketiga, dengan meningkatnya animo masyarakat terhadap jamur tiram, dapat memunculkan kelompok- kelompok pembudidaya jamur tiram yang baru, yang bisa berdampak positif bagi perekonomian di Gorontalo. (*)