Berita Populer Gorontalo

POPULER: Pemain Persidago Mengeluh; BSU Sebesar Rp 600 Ribu Segera Cair

Baca kembali lima berita populer dalam 24 jam terakhir. Bisa kembali dibaca dalam satu artikel

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/free
Berita Populer Gorontalo 

Sebagaimana diketahui bahwa Gus Samsudin melaporkan Pesulap Merah ke Polda Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Kasus ini bermula dari aksi Pesulap Merah yang membongkar pengobatan 'keris petir' Gus Samsudin hingga menuntut adanya pembuktian.

Baca juga: Tanggapi Aksi Pesulap Merah Bongkar Dukun, Eyang Ratih Ngaku Tak Takut: Pasien Tetep Dateng Kok


Baca Selengkapnya

Breaking News: Pemain Persidago Mengeluh, Gaji Bulanan Dipotong Manajemen?

Romy Malanua pimpin sesi latihan Persidago menjelang hadapi Panipi Raya FC
Romy Malanua pimpin sesi latihan Persidago menjelang hadapi Panipi Raya FC(TribunGorontalo.com/HusnulPuhi)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sejumlah pemain Persidago mengeluhkan pemotongan gaji dari pihak manajemen. Kendati, saat ini tim sepak bola berjuluk Laskar Menara itu, tengah berjuang lolos liga 3 Gorontalo.

Setidaknya ada tiga pemain inti Persidago yang membeberkan perihal pemotongan gaji tersebut kepada TribunGorontalo.com. 

Meski menolak menyebutkan nama, namun ketiganya secara gamblang menyebutkan besaran pemotongan gaji dari pihak manajemen.

Sebelumnya diketahui, manajemen Persidago satu-satunya tim sepak di Gorontalo yang mengikat pemainnya dengan kontrak resmi. 

Namun, dalam beberapa bulan ini, gaji yang diterima tidak sesuai dengan nilai kontrak yang disepakati. Gaji diduga dipotong langsung oleh manajemen.


Baca Selengkapnya

Lihat Polri Masih Takut, Kamaruddin Ungkap Ferdy Sambo Melobi Istana setelah Tembak Brigadir J

Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara keluarga Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, mengungkap alasan mengapa Polri masih takut dalam menguak misteri kasus pembunuhan Brigadir J. Hal ini karena, menurut Kamaruddin, Ferdy Sambo ternyata langsung menghubungi orang Istana Merdeka hingga sejumlah kementerian setelah peristiwa penembakan yang menewaskan Brigadir J terjadi.
Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara keluarga Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, mengungkap alasan mengapa Polri masih takut dalam menguak misteri kasus pembunuhan Brigadir J. Hal ini karena, menurut Kamaruddin, Ferdy Sambo ternyata langsung menghubungi orang Istana Merdeka hingga sejumlah kementerian setelah peristiwa penembakan yang menewaskan Brigadir J terjadi.(Kolase YouTube Kompas TV | Irma Hutabarat - HORAS INANG.)

TRIBUNGORONTALO.COM - Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara keluarga Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J) kembali dengan pernyataan mengejutkan.

Kamaruddin menyebut bahwa eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menghubungi seseorang di Istana Merdeka sesaat setelah terjadi penembakan yang menewaskan Brigadir J.

Kamaruddin menduga bahwa hal itulah yang membuat Polri merasa takut untuk menguak misteri di balik pembunuhan berencana Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo tersebut.

Pasalnya, Kamaruddin melihat bahwa penyidik polisi masih takut membongkar misteri di balik kasus pembunuhan Brigadir J meski sejumlah petinggi Polri telah dicopot dari jabatannya.

Baca juga: Berperan Besar Ungkap Misteri Pembunuhan Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak sampai Dipeluk Emak-emak


Baca Selengkapnya

BSU Sebesar Rp 600 Ribu Segera Cair Tahun Ini, Cek Syarat dan Ketentuannya

Uang pecahan Rp 100 ribu dan Menkeu Sri Mulyani. Sebanyak 16 juta pekerja di Indonesia termasuk Provinsi Gorontalo memperoleh subsidi Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Uang pecahan Rp 100 ribu dan Menkeu Sri Mulyani. Sebanyak 16 juta pekerja di Indonesia termasuk Provinsi Gorontalo memperoleh subsidi Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.(Kolase TribunGorontalo.com)
Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved