Anies Baswedan-AHY Berpotensi Ambil 44,50 Persen Suara Kontra Jokowi

Kubu Anies Baswedan-AHY membidik suara atau pemilih anti atau kontra Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Editor: lodie tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
AHY-Anies Baswedan dan Jokowi. Kubu Anies Baswedan-AHY membidik suara atau pemilih anti atau kontra Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Konstelasi politik Pilpres 2024 kian mengerucut. Wacana duet Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ramai di publik.

Kubu Anies Baswedan-AHY membidik suara atau pemilih anti atau kontra Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mengacuh Pemilu 2019, 68.650.239 pemilih atau 44,50 persen suara yang tidak pemilih Jokowi.

Bila pilpres diikuti 4 pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres), Anies Baswedan-AHY berpeluang besar memenangkan kontestasi.

Diketahui, 4 poros diperkirakan tampil pada event lima tahunan ini. Ada Koalisi Indonesia Bersatu (KI) yang dibentuk Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Baca juga: Peluang Duet Anies Baswedan-AHY pada Pilpres 2024: Unggul Jajak Pendapat

Golkar menjagokan Airlangga Hartarto sebagai capres.

Kemudian poros berikutnya PDIP. Partai politik yang menjagokan Puan Maharani sebagai capres ini dapat mengusung sendiri capres-cawapres.

Selanjutnya, koalisi Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Koalisi ini bakal mengusung duet Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar.

Duet Anies Baswedan-AHY dinilai dapat memikat masyarakat yang kontra dengan pemerintahan Jokowi.

Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama, Ari Junaedi menyampaikan hal itu bisa terjadi jika keduanya jadi diusung oleh Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat di Pilpres 2024.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved