Surya Paloh

Nasdem Rekrut Anies Baswedan Jadi Capres, Surya Paloh Beberkan Alasannya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 'direkrut' calon presiden (capres) Partai Nasdem untuk menghindari keterpecahan bangsa.

Editor: Lodie Tombeg
Tangkapan layar video TribunGorontalo.com
Ketum Nasdem Surya Paloh (kanan) dan wartawan Tribunnews Domu Ambarita di kantor Nasdem Jakarta, Rabu (14/9/2022). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 'direkrut' calon presiden (capres) Partai Nasdem untuk menghindari keterpecahan bangsa. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 'direkrut' calon presiden (capres) Partai Nasdem untuk menghindari keterpecahan bangsa.

Perlu diketahui polarisasi masyarakat sejak Pemilu 2014 dan Pilkada DKI (Anies Baswedan sebagai cagub) kerap dikaitkan dengan sejumlah tokoh nasional.

Surya Paloh pun sependapat dengan pernyataan dan pertanyaan Vice News Director Tribun Network Domu Ambarita soal 'perekrutan' Anies Baswedan untuk mereduksi percepahan di masyarakat.

Surya Paloh menjawab pertanyaan soal perpecahan elite politik hingga akar rumput.

Surya Paloh mencontohkan ungkapan orang Manado "torang samua basudara".

Kutipan itu disampaikan Surya Paloh menyoroti keterbelahan yang terjadi di Indonesia dewasa ini.

Baca juga: Anies Baswedan-AHY Makin Mesra, Begini Tanggapan Demokrat

Surya Paloh mengajak para elite politik di Indonesia untuk menebarkan energi positif bagi kehidupan bangsa.

"Ada ungkapan bagus orang Manado, yaitu torang samua basudara," ujar Surya Paloh dalam wawancara khusus dengan Vice Director News Tribun Network Domu Ambarita pada acara Tribun Series bertema Surya Paloh: King Maker dan Pelobi Politik Tingkat Tinggi, Rabu (14/9/2022).

Surya Paloh juga menyoroti elite politik yang saling menyalahkan. Bahkan, kata Ketum Nasdem ini, sampai menyewa buzzer untuk menyerang lawan politik.

"Ya, kerja buzzer memang untuk menyalahkan orang lain, mereka merasa paling benar. Begitulah kondisi terkini kehidupan berbangsa dan bernegara kita," ujar Surya Paloh.

Yakin Jokowi Tak Maju

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh yakin Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan maju tiga periode sebagai presiden.

Surya Paloh juga menyebut Jokowi tidak akan mau menjadi wakilnya Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Optimisme Surya Paloh diungkapkan berdasarkan kebatinan setelah mengenali banyak hal dari sosok Jokowi.

"Saya yakin Jokowi tidak akan maju tiga periode atau menjadi wakilnya Prabowo. Saya kenal betul Jokowi, hingga kebatinannya," ujar Surya Paloh.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved