Muncul Lagi, Bjorka Tertawakan Mahfud MD yang Sebut Kantongi Identitasnya, Polisi Salah Tangkap?

Di tengah hebohnya kabar polisi telah menangkap seorang pemuda asal Madiun yang diduga hacker, Bjorka justru muncul lagi dan tertawakan pemerintah.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Capture YouTube tvOneNews
Hacker Bjorka. Akun Bjorka kembali aktif dan menyebut bahwa polisi telah salah tangkap. Bjorka juga menertawakan pemerintah Indonesia yang mengklaim telah mengantongi identitas Hacker Bjorka. 

For dark tracer, it's your sin to have given wrong information to a bunch of i****s.

(Pemerintah Mengatakan Mereka Telah Mengidentifikasi Saya

TERTAWA TERBAHAK-BAHAK. Pemerintah Indonesia merasa telah mengidentifikasi saya berdasarkan informasi yang salah dari pelacak gelap (twitter.com/darktracer_int), yang telah memberikan layanan palsu kepada Pemerintah Indonesia.

Anak ini kini telah ditangkap dan sedang diinterogasi oleh Pemerintah Indonesia.

Untuk pelacak gelap, ini adalah salahmu karena telah memberikan informasi yang salah kepada sekelompok i***t)."

Pernyataan Hacker Bjorka setelah muncul kabar bahwa polisi telah mengamankan pemuda asal Madiun yang diduga adalah Hacker Bjorka.
Pernyataan Hacker Bjorka setelah muncul kabar bahwa polisi telah mengamankan pemuda asal Madiun yang diduga adalah Hacker Bjorka. (YouTube Kompas TV)

Baca juga: Imbas Hacker Bjorka Bocorkan Data Negara, Presiden Jokowi Gelar Rapat hingga Panggil Kepala BSSN

Timsus untuk Lacak Hacker Bjorka

Diberitakan sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud MD membentuk tim khusus untukn mengusut kasus bocornya data akibat ulah Hacker Bjorka ini.

Timsus bentukan Mahfud MD untuk melacak keberadaan Hacker Bjorka itu terdiri dari BIN, Polri, Menkopolhukam, Kominfo, hingga BSSN.

Baca juga: Aksi Hacker Bjorka Ditertawakan Mahfud MD: Datanya Bisa Diambil di Mana-mana, Bukan Rahasia Negara

Mahfud MD juga mengaku sudah mengantongi identitas Hacker Bjorka yang meresahkan masyarakat Indonesia belakangan ini akibat ulahnya yang membocorkan sejumlah data.

"Kita terus menyelidiki karena sampai sekarang ini memang gambaran-gambaran pelakunya sudah teridentifikasi dengan baik oleh BIN dan Polri tetapi belum bisa diumumkan," ungkap Mahfud MD saat konferensi pers di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Rabu (14/9/2022) seperti dilansir TribunGorontalo.com dari kanal YouTube KOMPASTV.

"Gambaran-gambaran siapa dan di mananya itu kita sudah punya alat untuk melacak itu semua," tambahnya.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved