Imbas Hacker Bjorka Bocorkan Data Negara, Presiden Jokowi Gelar Rapat hingga Panggil Kepala BSSN

Mahfud MD akui hacker Bjorka bocorkan data negara dan mengungkap pemerintah akan rapatkan masalah ini hingga Kepala BSSN juga dipanggil Jokowi.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Capture YouTube tvOneNews
Hacker Bjorka. Akun media sosial Bjorka, peretas yang bocorkan sejumlah data negara di instansi pemerintahan hingga para menteri bahkan dokumen Presiden Joko Widodo (Jokowi). Akibat masalah bocornya data ini, Presiden Jokowi menggelar rapat di Istana Merdeka hingga memanggil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen Purnawirawan Hinsa Siburian. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Pemerintah akan menggelar rapat guna membahas bocornya data negara yang dilakukan oleh peretas atau hacker Bjorka di media sosial.

Sejumlah data di berbagai lembaga pemerintahan seperti Dukcapil hingga para menteri yakni Menteri BUMN Erick Thohir dan Menkominfo Johnny G. Plate bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut dibocorkan hacker Bjorka.

Menkopolhukam Mahfud MD mengakui bahwa sejumlah data negara dibocorkan oleh hacker Bjorka.

"Saya pastikan bahwa itu memang terjadi," ujar Mahfud MD di Kantor Menkopolhukam, Jakarta, Senin (12/9/202) seperti dilansir TribunGorontalo.com dari kanal YouTube KOMPASTV.

Baca juga: Aksi Hacker Bjorka Ditertawakan Mahfud MD: Datanya Bisa Diambil di Mana-mana, Bukan Rahasia Negara

Mahfud MD mengatakan bahwa ia telah mendapatkan laporan tentang peretasan Bjorka ini dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Deputi VII Kemenkopolhukam.

"Saya sudah laporannya dari BSSN, kemudian dari analisis Deputi VII saya, terjadi di sini, di sini, di sini, tetapi itu bisa juga sebenarnya bukan data yang sebetulnya rahasia yang bisa diambil dari mana-mana cuma kebetulan sama," jelas Mahfud MD.

Dengan begitu, Mahfud MD mengatakan bahwa pemerintah akan melalukan rapat untuk membahas permasalahan hacker Bjorka ini.

"Oleh sebab itu, nanti masih akan didalami, pemerintah masih akan rapat tentang ini," ungkap Mahfud MD.

Baca juga: Hacker Jual Data 1,3 Miliar Pengguna Ponsel Indonesia Termasuk Gorontalo Senilai 50 Ribu Dolar

Meski demikian, Mahfud MD menyebut bahwa informasi yang dibocorkan hacker Bjorka bukanlah data rahasia negara.

Selain itu, isu yang diangkat hacker Bjorka telah umum dan diketahui oleh khalayak umum.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved