Breaking News

PPP Gorontalo

Momentum Pelengseran Suharso Monoarfa, Nelson Pomalingo: PPP Gorontalo Survei Elektabilitas Caleg

Masalah pelengseran Suharso Monoarfa diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP), DPW PPP fokus merekrut bakal calon legislatif untuk memenangkan pemilu.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Ketua DPD PPP Gorontalo Nelson Pomalingo dan Suharso Monoarfa. Masalah pelengseran Suharso Monoarfa diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP), DPW PPP fokus merekrut bakal calon legislatif untuk memenangkan pemilu. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kisruh pelengseran Suharso Monoarfa dari kursi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangun (PPP) menjadi momentum kebangkitan kader di daerah tak terkecuali Gorontalo.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Gorontalo menjadikan kisruh Suharso Monoarfa untuk lebih memacu kesolidan kader menghadapi Pemilu 2024.

Masalah pelengseran Suharso Monoarfa diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP), DPW PPP fokus merekrut bakal calon legislatif untuk memenangkan pesta demokrasi di Gorontalo.

"Mudah-mudahan dengan hal ini (kistruh PPP) ada kebangkitan kita. Dengan langkah-langkah yang kami lakukan mulai dari bedah dapil, political marketing termasuk sekolah marketing," kata Ketua DPW PPP Gorontalo Nelson Pomalingo kepada TribunGorontalo.com, Senin (12/9/2022).

Baca juga: POPULER: Susah Payah Menang dari Torino; Mardiano Lengserkan Suharso Monoarfa

Kata Bupati Gorontalo ini, rekrutmen bakal caleg akan dituntaskan bulan ini (September). "Akan ada survei yang dilakukan melalui analisis kualitatif dan kuantitatif," ujar politisi yang masuk bursa calon gubernur (cagub) Gorontalo.

Lanjut Bupati dua periode ini, analisis kualitatif terhadao tokoh-tokoh ini akan dibedah, di sisi lain tidak sekadar dibedah melainkan akan dilihat di lapangan melalui survei.

"Sehingga calon yang kita usung benar-benar orang yang memiliki elektoral baik," kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo ini.

Kata alumni Universitas Sam Ratulangi ini, sekarang PPP konsen dulu pada proses merekrut bakal caleg. Melalui proses rekrutmen caleg ini, menjadi modal untuk menjadi calon gubernur dan bupati.

Namun di sisi lain terus mendorong kader-kader untuk terus bergerak.

"Terlebih karena saya sudah diminta jadi calon gubernur di Muswil PPP, langkah saya lakukan adalah bekerja dengan baik di partai agar kursi ditingkatkan provinsi naik, termasuk komunikasi politik," katanya.

Nelson Pomalingo: Kita Tetap Solid

Pelengseran Suharso Monoarfa menimbulkan pro dan kotra. DPW PPP Gorontalo menyatakan tetap solid dan penyelesaikan persoalan ke tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Demikian putusan rapat DPW PPP Gorontalo. Partai berlambang ka'bah ini pun memantapkan konsolidasi menghadapi Pemilu 2024.

Baca juga: Suharso Monoarfa Melawan: Tim Hukum Tolak Perubahan Struktur PPP

Ketua DPW PPP Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, telah terjadi pergantian kepemimpinan tingkat pusat PPP. Suharso Monoarfa diganti Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono dan sudah keluar surat dari Kementerian Hukum dan HAM (Menkumham).

Kata Nelson Pomalingo, bebeberapa hal menjadi kesepakatan PPP Gorontalo. "Problem ini kita serahkan ke tingkat nasional partai. Kita tetap bersatu di sini dan kita tetap mau kerja-kerja elektoral agar PPP di Provinsi Gorontalo tetap solid," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (12/9/2022).

"Tentunya di 2024 kita tetap bagus," tukasnya.

Walaupun demikian, kata Bupati Gorontalo ini, PPP Gorontalo memiliki tim kajian untuk menyampaikan pikiran-pikiran banding.

PPP di daerah tidak sekadar menyerahkan hal tersebut ke tingkat nasional, tetapi ada juga kontribusi pikiran banding ke tingkat nasional.

"Kontribusi pikiran kami ini dibuatkan tim kajian, kemudian kita sampaikan ke tingkat nasional bahkan kami teruskan ke daerah, agar supaya bukan sebagai personifikasi, bukan soal Pak Harso (Suharso) dan bukan soal Pak Mardiono, tetapi kita bicara partai ini bagaimana kita bersatu dan 2024 kita solid serta kita menang," ujarnya.

Baca juga: Suharso Monoarfa: Saya Masih Ketum PPP, Jangan Bawa-bawa Presiden Jokowi 

Lanjut dia, melalui kajian itu akan tanyakan apakah secara Sipol KPU tidak akan bermasalah di kemudian hari.

"Itu yang akan kita sampaikan, sehingga ada langkah kongkret di DPP siapapun dia, untuk mengatasi ini supaya tidak merambah sampai ke bawah. Apalagi sampai dengan kita tidak masuk hingga ke DPR RI nanti," katanya.

"Kalau di tingkat kabupaten kota dan Provinsi Gorontalo saya kira tidak terlalu masalah, karena tanpa ada kursi di DPR RI pun kita tetap ada kursi di daerah. Apalagi partai ini, partai sejarah atau partai tertua," tegasnya.

Lanjut Bupati dua periode itu, terkait konsolidasi organisasi juga menjadi pembahasan. Begitu juga bakal calon legislatif (bacaleg) pemenangan sampai pada tingkat ranting ini terus lakukan.

"Kami tidak mau terpengaruh dengan kondisi yang ada karena ini adalah nasib kita semua yang berada di daerah, ada yang mau jadi DPRD kota, provinsi, bahkan jadi bupati dan lainnya sehingga itu menjadi cita-cita bersama demi membangun daerah," tuturnya.

Intinya, kata Nelson, untuk di DPW hingga tingkat DPC dan ranting tetap solid. "Apa yang terjadi di sana, itu urusan di sana namun kita memberi kontribusi pemikiran ke sana, bagaimana antara Pak Harso dan Mardiono tetap bersatu, dan jangan melihat ego sendiri, namun lebih melihat keberlanjutan partai itu apalagi kita termasuk partai di tingkat nasional," ujarnya.

Sementara itu, Mardiono menegaskan, PPP tidak mengalami perpecahan menyusul lengsernya Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum.

Mardiono menyatakan bahwa hubungannya dengan Suharso juga baik-baik saja.

“Jadi tidak ada jarak antara saya dengan Beliau. Jadi tidak ada perpecahan itu di dalam tubuh PPP,” kata Mardiono setelah menyerahkan SK Kemenkumham terkait kepengurusan baru PPP di KPU RI, Jakarta, Senin (12/9/2022) sore.

Mardiono juga menyatakan, Suharso baginya merupakan seorang mentor dan guru. Karena itu, ia mengatakan, hubungannya dengan Suharso pun tetap baik.

Selain itu, menurut dia, partai tak akan mengalami perpecahan sekalipun pemimpin PPP berganti.

“Jadi prinsip para kader itu Insya Allah tidak akan terpengaruh dengan proses-proses pergantian kepemimpinan,” ujar dia. “Kita tahu, saya pikir kader-kader juga sudah semakin dewasa,” kata dia.

Baca juga: Cerita Suharso Monoarfa: Tanggapi Desakan Mundur dari Ketua PPP hingga Masuk Bursa Capres

Mardiono menggantikan Suharso Monoarfa menjadi Pelaksana Ketua Umum PPP berdasarkan keputusan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Banten, Minggu (4/9/2022).

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengeklaim usulan pemberhentian Suharso disampaikan 30 dari 34 dewan pimpinan wilayah (DPW).

Di sisi lain, kubu Suharso menolak pergeseran itu dan bakal menggugat hasil Mukernas itu melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Meski ada silang pendapat di internal PPP soal pucuk pimpinan partai ka'bah, Kemenkumham tak butuh waktu lama mengesahkan kepemimpinan Mardiono.

(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved