Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-196: PBB Serukan Demiliterisasi di Wilayah PLTN Zaporizhzhia
Kondisi terkini perang Rabu (7/9/2022): PBB akhirnya serukan demiliterisasi di sekitar PLTN Zaporizhzhia dari pasukan Rusia dan Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/030622-TOS-2-Thermobaric.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Rabu (7/9/2022) terhitung telah berlangsung 196 hari lamanya.
Kabar terbaru di antaranya adalah PBB menyerukan zona demiliterisasi di sekitar PLTN Zaporizhzhia, Ukraina di tengah kekhawatiran pertempuran dapat memicu bencana.
Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasi ini sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.
Putin juga menyebut invasinya ini sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Ukraina Hari Ke-195: Penembakan di PLTN Zaporizhzhia Putuskan Listrik Cadangan
Konflik antar negara bertetangga tersebut hingga kini terus berlanjut dan belum tampak tanda-tanda akan segera berakhir.
Bahkan menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia-Ukraina bisa berlangsung selama beberapa tahun.
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-196 perang Rusia dengan Ukraina:
- PBB telah menyerukan zona demiliterisasi di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-192: Kyiv Klaim Pukul Mundur Pasukan Putin di Wilayah Kherson
Sekjen PBB António Guterres mendesak penarikan pasukan pendudukan Rusia dan persetujuan pasukan Ukraina untuk tidak masuk ke PLTN Zaporizhzhia.
“Perjanjian tentang batas demiliterisasi harus diamankan,” kata Guterres.
“Secara khusus, itu akan mencakup komitmen pasukan Rusia untuk menarik personel dan peralatan militer dari perimeter itu dan komitmen pasukan Ukraina untuk tidak bergerak.” lanjutnya.
Sementara itu, Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan kepada wartawan menjelang pertemuan dewan, “jika kita demiliterisasi maka Ukraina akan segera turun tangan dan merusak semuanya.”
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-191: Pasukan Putin Kawal IAEA saat Kunjungi PLTN Zaporizhzhia
- Badan pengawas nuklir PBB, IAEA mengatakan para ahlinya menemukan kerusakan parah di PLTN Zaporizhzhia dalam sebuah laporan yang disampaikan kepada Dewan Keamanan PBB pada Selasa (6/9/2022).
Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi mengatakan timnya menyaksikan penembakan di sekitar pembangkit listrik dan mengkonfirmasi keberadaan tentara Rusia dan peralatan militer.