Capres 2024
Sinyal Kuat dari Jokowi, Puan Maharani Masuk Bursa Capres PAN
Ketua DPR RI Puan Maharani masuk radar calon presiden (capres) dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Dari tiga kandidat capres yang punya elektabilitas moncer, hanya Prabowo Subianto yang kans kuat jadi capres. Prabowo telah diusung Partai Gerindra, meski Gerindra butuh koalisi dengan partai lain.
Sedangkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan tidak punya parpol. Kendati punya elektabilitas tinggi, Ganjar dan Anies belum tentu diusung koalisi parpol.
Baca juga: Nasdem Buka Peluang Duet Puan Maharani-Anies Baswedan Maju Pilpres 2024
Selain Prabowo, Puan Maharani punya peluang besar jadi capres. Apalagi PDIP satu-satunya parpol yang dapat mengusung sendiri capres. PDIP memenuhi presidential threshold (ambang batas mengusung presiden) di atas 20 persen kursi parlemen (DPR).
Pengamat politik dari Voxpol Center Reseach & Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menilai pernyataan Jokowi bahwa untuk menjadi capres tidak cuma bermodalkan elektabilitas adalah kode keras dan sinyal kuat yang bisa ditafsirkan sebagai dukungan kepada Puan Maharani.
Pangi mengatakan, ada beberapa alasan yang bisa menguatkan bahwa pernyataan Jokowi itu sebagai sinyal kuat memberikan dukungan kepada Puan Maharani.
"Pertama, PDIP sudah memberikan kode keras bahwa elektabilitas yang moncer atau tinggi tidak menjadi preferensi menentukan soal dukungan capres karena mungkin PDIP menyadari bahwa kebutuhan Indonesia tidak bisa hanya semata indikator elektabilitas," kata Pangi, Sabtu (27/8/2022).
Kedua, lanjut Pangi, apakah nanti PDIP konsisten atau ditaklukkan oleh kehendak dan realitas politik, diujung bakal mengusung yang mungkin elektabilitasnya tinggi, yang bakal menang?
Atau tetap konsisten mendukung capres yang mengakar di parpol, yang ideologis dan punya narasi kebangsaan yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan ke depannya.
Baca juga: Elite PDIP Puan Maharani Temui Ketum Nasdem Surya Paloh, Kata Pengamat Politik soal Isu Capres
"Ketiga, apakah itu ditujukan ke Ganjar atau Puan, kita bisa menangkap pesan dan sinyal itu bahwa elektabilitas Puan tidak se moncer Ganjar, dan jangan lupa juga mungkin Jokowi memberikan kode sinyal bahwa Mas Ganjar jangan terlalu kepedean, terlalu confidance tinggi sebab PDIP belum tentu mengusung capres yang elektabilitasnya moncer," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengingatkan relawan Bravo 5 untuk tidak buru-buru mendukung calon presiden (Capres) untuk Pilpres 2024.
Jokowi mengatakan prasyarat untuk menjadi Capres tidak cukup bermodalkan elektabilitas.
Tetapi harus didukung oleh partai politik (Parpol) atau gabungan parpol.
Kata dia, mereka yang saat ini memiliki elektabilitas tinggi sekalipunbelum tentu mendapatkan dukungan parpol.
"Belum tentu yang elektabilitasnya tinggi itu diajukan oleh partai atau gabungan partai, kalau mereka nggak mau, gimana?" ujar Jokowi kepada peserta Rapimnas relawan Bravo 5 di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (26/8/2022.
Jokowi menerangkan regulasi memang mengatur yang dapat mengajukan Capres adalah parpol atau gabungan parpol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/280822-puan28.jpg)