Jumat, 6 Maret 2026

Brigadir J

Hari Ke-26 Misteri Kasus Brigadir J: Bripka Ricky Ceritakan Aksi 'Koboi' di Rumah Dinas Ferdy Sambo

Brigadir Kepala (Bripka) Ricky, saksi kunci aksi, melihat baku tembak Brigadir J dan seseorang yang diduga Bharada E.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Hari Ke-26 Misteri Kasus Brigadir J: Bripka Ricky Ceritakan Aksi 'Koboi' di Rumah Dinas Ferdy Sambo
Kolase TribunGorontalo.com
Ilustrasi baku tembak dan korban Brigadir J. Brigadir Kepala (Bripka) Ricky, saksi kunci aksi, melihat baku tembak Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J dan seseorang yang diduga Bharada Richard Eliezer alias Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Brigadir Kepala (Bripka) Ricky, saksi kunci aksi, melihat baku tembak Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J dan seseorang yang diduga Bharada Richard Eliezer alias Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Bak film 'koboi', Bripka Ricky menyaksikan aksi duel maut Brigadir J dan Bharada E. Saling lepaskan tembakan itu berakhir dengan tersungkurnya Brigadir J di lantai. Tapi Bripka Ricky tak mengenal siap lawan 'main' Brigadir J.

Bripka Ricky melihat aksi 'koboi' dari balik kulkas di rumah Irjen Ferdy Sambo. Kesaksian terbaru itu terungkap saat wawancara Refly Harun dengan Ketua Komnas HAM Taufan Damanik di Channel RH Fammily, Rabu (2/8/2022).

Baca juga: Update Kasus Brigadir J: Hasil Uji Balistik, Periksa Petugas PCR hingga Kondisi Istri Ferdy Sambo

Komnas HAM telah memeriksa beberapa ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo termasuk Bripka Ricky.

Damanik mengatakan Bripka Ricky ada saat baku tembak. Ricky menyaksikan dari balik kulkas. Ricky tidak mengetahui dengan siapa Brigadir J tembak-menembak.

Disampaikan Komnas HAM, Bharada E menyampakan kronologi baku tembak dengan Brigadir J versi dirinya. Kasus penembakan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J pada Jumat 8 Juli 2022.

Damanik mengatakan Bharada E menyampaikan kronologi versi dirinya ketika pemeriksaan di kantor Komnas HAM, Selasa (26/7/2022).

Baca juga: Hari Ke-24 Misteri Kasus Brigadir J: Bareskrim Merangkai Lagi Drama 7 Jam Magelang-Duren III

Taufan mengungkapkan, dalam rekaman CCTV yang dilihat Komnas HAM, tampak Bharada E tiba bersama rombongan lainnya dari Magelang, Jawa Tengah di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo, Jumat.

Setelahnya, Bharada E dan para rombongan pergi menuju rumah dinas untuk menjalani isolasi mandiri (isoman). Kemudian, Bharada E langsung naik ke kamarnya di lantai dua untuk beristirahat.

"Dia (Bharada E) menjelaskan secara kronologis versi dia ya. Mereka (rombongan) setelah sampai di rumah pribadinya Pak Sambo, di CCTV juga keliatan, mereka kemudian menuju rumah dinas untuk isoman."

"Setelah itu, dia (Bharada E) naik ke atas, ke lantai dua, dia bilang masuk ke ruangan ADC (aide de camp atau ajudan), dia bersih-bersih, tidur.

Tiba-tiba dia mendengarkan suara teriakan dari ibu P (Putri Candrawathi)," terang Taufan dalam tayangan di YouTube metrotvnews, yang dikutip Tribunnews.com, Minggu (31/7/2022).

Taufan mengungkapkan, Bharada E bergegas turun ke lantai satu karena mendengar teriakan istri Irjen Ferdy Sambo yang memanggil namanya. Tetapi, ketika turun, Bharada E melihat ada Brigadir J.

Baca juga: Terbaru Kasus Brigadir J: Bareskrim Turun Tangan, Bharada E Jadi Saksi hingga Desakan IPW

Ketika mencoba bertanya pada Brigadir J mengenai apa yang terjadi, Bharada E justru ditembak. "Kemudian setelah mendengar teriakan yang menyebut namanya, dia turun, dia lihat saudara Brigadir J."

"Kemudian, dia bertanya dengan bahasa, suara yang lebih kuat karena kaget (mendengar teriakan). 'Ada apa ini?'." "Dia kemudian menyaksikan saudara Brigadir J mengarahkan senjata ke dia dan menembak," urai Taufan mengulangi kronologi yang disampaikan Bharada E.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved