Brigadir J
Update Kasus Brigadir J: Hasil Uji Balistik, Periksa Petugas PCR hingga Kondisi Istri Ferdy Sambo
Update hari ke-24 kasus Brigadir J, Senin hari ini. Mulai dari uji balistik hingga permintaan keterangan petugas PCR dan sopir Ferdy Sambo.
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Update perkembangan di hari ke-24 kasus Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Senin 1 Agustus 2022 hari ini. Mulai dari uji balistik hingga permintaan keterangan terhadap petugas PCR dan sopir Irjen Ferdy Sambo.
Selain dari Bareskrim Polri, ajudan dan asisten rumah tangga juga diperiksa Komnas HAM. Lain pihak, kuasa hukum Ferdy Sambo mendatangi Kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Anggota kepolisian melakukan pendalaman berkait hasil uji balistik yang sebelumnya telah dilakukan oleh Pusat Laboratorium Forensik untuk menyelidiki kematian Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.
Baca juga: Terbaru Kasus Brigadir J: Bareskrim Turun Tangan, Bharada E Jadi Saksi hingga Desakan IPW
Pendalaman hasil uji balistik dilakukan dengan mendatangi rumah Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (1/8/2022).
Setidaknya ada tiga poin yang didalami berdasarkan hasil uji balistik di rumah polisi bintang dua tersebut.
"Pendalaman yang dilakukan di TKP pada hari ini yaitu (bertujuan) untuk mengetahui (hal) pertama sudut tembakan, yang kedua jarak tembakan, yang ketiga adalah sebaran pengenaan (tembakan)," ujar Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di lokasi, Senin.
Dedi mengatakan, ketiga poin itu masih didalami anggota Puslabfor yang turut turun tangan dalam pendalaman uji balistik di rumah Ferdy Sambo pada Senin ini.
"Dan ini didalami terus oleh labfor kemudian juga tadi hadir dari inafis. Kemudian juga hadir dari kedokteran forensik dan penyidik," kata Dedy.
Baca juga: Babak Baru Drama Kasus Brigadir J: Si Penembak Jitu Bharada E Minta Perlindungan ke LPSK
"Setelah pendalaman ini nanti Pak Dirpidum tentunya akan melakukan langkah langkah berikutnya. Saya minta kepada rekan rekan untuk bersabar," sambungnya.
Dedi sebelumnya mengatakan, uji balistik sebelumnya telah dilakukan dari dua senjata api jenis Glock 17 HS yang ditemukan setelah baku tembak Brigadir J dan Bharada E di rumah Irjen Ferdy Sambo.
Sebagai informasi, Brigadir J tewas setelah diduga baku tembak dengan Bjarada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Jalan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.
Baku tembak dua anggota itu disebut polisi dipicu oleh perilaku Brigadir J yang diduga melakukan pelecehan terhadap istri Irjen Pol Ferdy Sambo.
Bergerak serentak, tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memeriksa petugas swab polymerase chain reaction (PCR) hingga supir Irjen Ferdy Sambo terkait kasus kematian Brigadir J.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi menyatakan bahwa mereka diperiksa terkait kasus kematian Brigadir J.
"Petugas Smart Co Lab yang melakukan PCR dan sopir IJP FS saat hari kejadian," kata Andi Rian kepada wartawan, Senin (1/8/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/010822-Kabareskrim.jpg)