Brigadir J
Hari Ke-24 Misteri Kasus Brigadir J: Bareskrim 'Merangkai' Lagi Drama 7 Jam Magelang-Duren III
Tragedi 7 jam Magelang-Duren III yang berujung kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J (28) dicoba 'dirangkai' lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/010822-Misteri-J-E.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Drama 7 jam Magelang-Duren III yang berujung kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J (28) dicoba 'dirangkai' lagi. Polisi ingin segera mengungkap misteri kasus Brigadir J yang memasuki hari ke-24 pada Senin (1/8/2022).
Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri mengambil alih penanganan tiga laporan. Kasus dugaan pelecehan dan penodongan senjata terhadap istri Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Irjen Ferdy Sambo oleh Brigadir J.
Dan ketiga, kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Tujuan Bareskrim menarik kedua kasus untuk memudahkan rekonstruksi peristiwa berujung maut Brigadir J yang hingga kini masih misteri.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan penarikan kasus ini demi efektivitas dan efisiensi penanganan perkara.
Baca juga: Drama 7 Jam Magelang-Duren III Brigadir J: Komnas HAM Dalami Jejak Ferdy Sambo
Seperti diketahui, terdapat tiga laporan polisi terkait Brigadir J yang ditangani oleh Polri. Dua laporan yakni dugaan pelecehan dan penodongan senjata istri Sambo ditangani Polres Metro Jakarta Selatan lalu ditarik ke Polda Metro Jaya.
Kemudian laporan Keluarga Brigadir J melalui kuasa hukumnya tentang dugaan pembunuhan berencana.
Laporan dugaan pelehan dan penodongan pistol di Polda Metro Jaya ditarik ke Bareskrim Polri pada Jumat, 29 Juli 2022.
Bareskrim tetap melibatkan penyidik dari Polda Metro Jaya (PMJ) dan Polres Metro Jakarta Selatan. Mereka akan masuk dalam tim penyidik khusus bentukan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Polisi sebelumnya menyatakan Brigadir J tewas tertembak rekannya, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo pada Jumat 8 Juli 2022.
Keduanya terlibat aksi tembak menembak setelah Brigadir J disebut berupaya melakukan pelecehan dan penodongan senjata terhadap Putri, istri Ferdy Sambo.
Baca juga: Rekaman 20 CCTV Mulai Ungkap Tabir Kasus Brigadir J: Jejak di Keramat Jati dan Duren Tiga
Polisi telah mengumpulkan remakan CCTV mulai dari Magelang hingga ke Duren III Jakarta, jejak rombongan istri Ferdy Sambo termasuk Brigadir J dan Bharada E.
Ada rentan 7 jam mulai dari Magelang pukul 10.00 WIB hingga tewas di rumah dinas Ferdy Sambo pukul 17.00.
Dikerutkan lagi, terdapat waktu 70 menit Brigadir J tidak terlihat pada CCTV hingga dilaporkan meninggal dunia pada 17.00. Brigadir J terakhir terlihat pukul 15.50 di rumah utama (pribadi) Ferdy Sambo, berjarak 500 meter dari rumah dinas di Duren III, Jakarta Selatan.
Berikut rekaman CCTV dari sejumlah titik di sekitar rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo yang menjadi TKP penembakan Brigadir J.
Diketahui, berdasarkan pemeriksaan sejumlah CCTV, penyidik memperoleh temuan yakni cuplikan rekaman CCTV: