Konflik Rusia vs Ukraina
Pentagon Bantah Intelijen AS Bantu Ukraina Tenggelamkan Kapal Moskva
Informasi intelijen Amerika Serikat membantu Ukraina beredar luas. Pentagon Amerika Serikat (AS) membantah laporan.
Ukraina mengatakan telah menyerang kapal itu dengan dua rudal anti-kapal. Kantor berita Rusia RIA melaporkan seminggu kemudian bahwa satu pelaut tewas dan 27 lainnya hilang setelah kapal tenggelam, sementara 396 awak lainnya berhasil diselamatkan.
Informasi itu menyalahkan kerugian pada kebakaran di kapal dan tenggelamnya karena cuaca buruk, alih-alih serangan oleh Ukraina.
Orang tua dan anggota keluarga pelaut yang bertugas di kapal perang yang dapat menampung hingga 680 awak itu, telah menggunakan media sosial untuk meminta jawaban tentang keberadaan kerabat mereka. Berbicara di Pentagon pada Jumat (6/5/2022), Kirby mengatakan:
“Jenis intelijen yang kami berikan kepada mereka (Ukraina) Itu sah. Itu sah, dan itu terbatas.” Dia mengakui bahwa AS selalu khawatir tentang potensi eskalasi konflik dengan Rusia yang memiliki senjata nuklir.
Warga AS di Rusia Hindari Kerumunan pada 9 Mei
Kedutaan Besar AS di Moskwa, Rusia memperingatkan warga Amerika di sana menghindari pertemuan publik besar-besaran di sekitar perayaan Rusia yang digelar untuk memperingati kemenangan Perang Dunia II mereka.
Peringatan rencananya akan digelar di tengah invasi Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina.
“Perayaan Hari Kemenangan Tahunan, termasuk parade utama di Lapangan Merah, akan berlangsung hingga 9 Mei. Pemerintah setempat akan membatasi pergerakan di area acara untuk memfasilitasi latihan untuk acara tersebut,” kata kedutaan dalam peringatan keamanan pada Jumat (6/5/2022).
“Di masa lalu, ada peningkatan kehadiran polisi di sekitar peristiwa ini.
Mengingat ketegangan yang sedang berlangsung, warga AS harus menghindari pertemuan publik yang besar,” tambahnya. “Kedutaan mungkin tidak selalu mengetahui waktu dan tempat yang tepat dari peristiwa ini sebelumnya.”
Ada spekulasi baru-baru ini bahwa pada 9 Mei, Hari Kemenangan Rusia, negara tersebut dapat secara resmi menyatakan perang terhadap Ukraina.
Rusia telah mengatakan bahwa mereka sedang melakukan “operasi militer khusus” di Ukraina, meskipun Amerika Serikat mengakui invasi itu sebagai perang.
Spekulasi Hari Kemenangan itu, bagaimanapun, telah dibantah oleh Kremlin.
Presiden AS Joe Biden juga mengumumkan bahwa paket bantuan keamanan senilai 150 juta dolar AS yang akan dikirim ke Ukraina, mencakup peralatan seperti radar dan amunisi artileri.
AS telah mengirim lebih dari 13 miliar dollar AS bantuan ke Ukraina saat invasi berlangsung selama tiga bulan.
Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan pada hari Rabu bahwa undang-undang mengenai tambahan 33 miliar dolar AS yang diminta Biden bulan lalu untuk Ukraina dapat dipilih segera minggu depan. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pentagon: Ukraina Kumpulkan Informasi Intelijen dan Bertindak Sendiri Tenggelamkan Kapal Moskva"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/070522-Moskva.jpg)