Penyebab Kebanyakan Kecelakaan Pemudik, Ketahui Microsleep dan Pencegahannya
microsleep adalah salah satu kondisi saat berkendara di perjalanan mudik yang perlu diwaspadai. Perlu diketahui, microsleep adalah sesi tidur singkat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Microsleep.jpg)
Untuk mencegah bahaya microsleep saat berkendara di perjalanan mudik, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, antara lain:
- Tepikan kendaraan secara berkala sebelum merasa mengantuk, gunakan kesempatan ini untuk menggerakkan badan atau melakukan peregangan Istirahat secara berkala ketika
- Anda harus berkendara jarak jauh, pejamkan mata atau upayakan tidur singkat selama 20 menit sampai 30 menit Jika punya kecenderungan microsleep, upayakan jangan berkendara sendirian.
- Ajak orang lain agar ada teman bicara di sepanjang jalan.
- Percakapan dapat membangunkan sel otak, mempercepatan pernapasan, dan memompa oksigen ekstra ke aliran darah, sehingga pengendara tidak gampang mengantuk 30 menit sebelum berkendara, minum asupan berkafein seperti kopi atau teh
- Apabila ada rencana berkendara jauh, pastikan pengendara tidur berkualitas minimal tujuh jam di malam hari
- Bahaya microsleep saat berkendara di perjalanan mudik tak hanya mengancam pengendara. Risiko keselamatan penumpang juga dipertaruhkan.
- Jika Anda mendapati gejala microsleep saat berkendara di perjalanan mudik, segera ingatkan sopir untuk menepikan kendaraan dan beristirahat.
- Pastikan juga kondisi tubuh pengendara benar-benar fit untuk meminimalkan risiko microsleep. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hati-hati, Ini 7 Gejala Microsleep saat Berkendara di Perjalanan Mudik", Klik untuk baca: https://health.kompas.com/read/2022/04/29/100100868/hati-hati-ini-7-gejala-microsleep-saat-berkendara-di-perjalanan-mudik?page=2.