Pasar Senggol di Pohuwato, Nasir Giasi: Punglinya Diantisipasi
Karena itu, mesti ada aturan yang jelas dalam pelaksanaan pasar yang setiap Ramadhan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/090222-Nasir-Giasi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Nasir Giasi, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Pohuwato meminta agar pemerintah kabupaten mengantisipasi adanya pungutan liar (pungli) pada pelaksanaan Pasar Senggol nanti.
Karena itu, mesti ada aturan yang jelas dalam pelaksanaan pasar yang setiap Ramadhan tersebut.
Dinas Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) sebagai penanggung jawab pelaksanaan pasar ini, diminta melakukan kontrol penuh.
Baca juga: Pasar Senggol di Pohuwato Buka pada Hari ke-15 Ramadhan 1443 H
Bukan tanpa dasar, kata Nasir belajar dari pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya, pungli adalah satu yang kerap menjadi keluhan warga.
Makanya, sebelum nanti diresmikan buka pada hari ke-15 Ramadhan nanti, politisi yang kerap disapa Naga ini meminta agar praktik kotor seperti itu mulai diantisipasi.
"Kami mendukung karena itu pasar rakyat, tapi kami berharap punglinya itu antisipasi, karena di pelaksanaan pasar senggol itu biasanya punglinya besar sehingganya perlu diatur," tegas Nasir, Selasa (12/04/2022)
Baca juga: Omart Gorontalo Diserbu Pedemo
Lanjut ketua Golkar Pohuwato itu, wewenang untuk mengatur Pasar Senggol ada di tangan Disperindagkop. Maka, ia mengingatkan untuk dinas tersebut tidak justru lepas tangan dan menyerahkan kepada pihak lain untuk pengaturan terkait pelaksanaan Pasar Senggol.
"Jangan kemudian menyerah ini diserahkan ke pihak ketiga dan lain sebagainya, karna salah satu tugas dari bidang pasar itu adalah mengatur pasar, dan pasar senggol bagian dari pasar," pungkas Nasir. (*)