Selasa, 3 Maret 2026

Tujuh Kebijakan Panglima Andika: Hapus Tes Keperawanan sampai Keturunan PKI

Kebijakan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menjadi sorotan. Ini terkait persyaratan seleksi penerimaan prajurit perwira karier.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Tujuh Kebijakan Panglima Andika: Hapus Tes Keperawanan sampai Keturunan PKI
Tribunnews
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa 

5. Pengadaan kendaraan dinas TNI AD yang terbesar

Saat menjadi KSAD, Jenderal Andika Perkasa melakukan pengadaan 547 kendaraan dinas pada 2021. Kendaraan itu terdiri dari 309 mobil dan 238 sepeda motor.

"Saya yakin ini pengadaan terbesar kita dalam satu kali pengadaan. Ini harusnya dilakukan sejak lama karena memang kasihan jika melihat para pejabat Kodam contohnya, kalau harus memakai kendaraan yang tidak layak sehingga terlihat tidak pantas," ujar Andika dikutip dari akun YouTube, 1 Mei 2021.

6. Perubahan pola rekrutmen Kopassus

Jenderal Andika Perkasa menerapkan pola perekrutan secara daring untuk Korps Pasukan Khusus (Kopassus) pada 2021.

Selain itu, Andika juga menetapkan persyaratan baru dalam penerimaan anggota Kopassus yakni harus berdinas minimal empat tahun dan sudah pernah ditugaskan dalam operasi.

Persyaratan sebelumnya hanya berdasarkan minat individu. Kopassus pun menjadi kesatuan pertama di TNI AD yang melakukan rekrutmen berbasis daring.

7. Rekrut 1.000 muda-mudi

Papua jadi prajurit Semasa menjadi KSAD, Jenderal Andika Perkasa menggulirkan program merekrut 1.000 pemuda dan asli Papua untuk menjadi prajurit TNI AD.

Para prajurit itu menempuh pendidikan pada 4 November 2020 sampai 23 Maret 2021. Setelah lulus, mereka resmi menjadi prajurit TNI dengan pangkat sersan dua.

Dudung Perkenalkan Seragam Baru “Loreng TNI AD”

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman memperkenalkan seragam baru TNI AD pada saat Rapim TNI AD Tahun 2022 di Mabes AD, Jakarta, Rabu (2/3/2022).

Ia menyebutkan, seragam baru “loreng TNI AD” ini merupakan gagasan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa ketika masih menjabat sebagai KSAD, termasuk brevet pada seragam baru itu.

“Seragam baru sebetulnya diciptakan Pak Andika Perkasa waktu KSAD. Kemudian ada evaluasi dari para asisten, ada penambahan penambahan warna sedikit, brevetnya juga ini sudah dibuat oleh Pak Andika,” kata Dudung sebelum memimpin Rapim di Mabes AD, Rabu.

Seragam baru tersebut terlihat memiliki sejumlah warna, yaitu coklat, hijau, dan krem.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved