Pesawat China Eastern Jatuh: Hutan Terbakar, Tak Ada Tanda Korban Selamat
Kecelakaan udara di China (KBBI: Cina) menyita perhatian publik global. Informasi terbaru, tidak ada tanda-tanda selamat.
Menurut data FlightRadar24, penerbangan meninggalkan Kunming pada pukul 13.11 waktu setempat (0511 GMT) dan dijadwalkan mendarat di Guangzhou pada pukul 15.05 waktu setempat (0705 GMT).
Pesawat yang menurut layanan pelacakan penerbangan berusia enam tahun itu telah terbang pada ketinggian 29.100 kaki pada pukul 06.20 GMT.
Media China mengutip seorang pejabat penyelamat yang mengatakan bahwa pesawat itu hancur dan menyebabkan kebakaran yang menghancurkan pohon bambu.
People's Daily mengutip seorang pejabat departemen pemadam kebakaran provinsi Guangxi yang mengatakan bahwa tidak ada tanda-tanda kehidupan di antara puing-puing pesawat China Eastern yang jatuh.
Hutan Gunung sampai Terbakar
Pesawat China Eastern Airlines yang mengangkut 132 orang jatuh di wilayah pegunungan di Provinsi Guangxi, menurut para pejabat penerbangan China.
Jatuhnya Boeing 737 di kawasan pegunungan itu menyebabkan kebakaran di hutan. Dikhawatirkan tidak ada korban selamat, tetapi belum jelas jumlah korban dan penyebab kecelakaan.
Pesawat dengan nomor penerbangan MU5735 itu meninggalkan Kunming sesuai jadwal pada pukul 13.15 waktu setempat (12.15 WIB) dan dalam perjalanan menuju Guangzhou.
China memiliki catatan bagus dalam rekor keselamatan. Kecelakaan besar terakhir terjadi 12 tahun lalu.
Petugas penyelamat telah dikerahkan ke lokasi kejadian dan mengatakan bahwa kebakaran akibat jatuhnya pesawat telah dipadamkan.
Data penerbangan menunjukkan, pesawat itu telah berada di udara selama lebih dari satu jam. Pesawat jatuh di dekat Kota Wuzhou di daerah Teng.
Guangzi adalah provinsi di China selatan yang berbatasan dengan Guangzhou, kota besar di China tenggara. Banyak video yang dibagikan di media sosial--yang diambil oleh warga lokal--menunjukkan puing pesawat di perbukitan dan tampak asap mengepul dari lokasi jatuh. Media resmi China membagikan video-video itu.
China memiliki rekor bagus keselamatan pesawat dalam 10 tahun terakhir. Kecelakaan besar pesawat di China terjadi pada Agustus 2010, dengan korban 42 orang meninggal dalam kecelakaan pesawat dari Harbin ke Yichun. Baik China Eastern belum berkomentar tentang pesawat jatuh ini dan belum menanggapi pertanyaan.
Namun, perusahaan penerbangan ini menambah warna abu-abu dalam logo mereka di akun media sosial Weibo dan mengganti warna situs menjadi hitam dan putih--tanda berduka, menurut laporan media setempat. Badan penerbangan China mengatakan, mereka mengirimkan tim investigasi ke lokasi kejadian.
Sejumlah situs pelacakan penerbangan melaporkan pesawat itu sempat mengudara selama satu jam dan mendekati tujuannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/220322-Kecelakaan-1.jpg)