Kecelakaan Mahasiswa AlAzhar
Meninggal di Alexanderia Mesir, Putri Kiai NU Menumpang Mobil Ertiga Rental Bersama 3 Mahasiswa
Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Mesir di Kairo, Rabu (9/3/2022), menyebut Ning Arina meninggal di lokasi kejadian.
TRIBUN-GORONTALO.COM — Ning Arina Sabiela Fadlolan (22), meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tunggal di jalan raya bebas hambatan di di sisi padang pasir terpencil di Wadi El-Natrun Center district Beheira, Mesir, Selasa (8/3/2022) dini hari.
Bersama Ning Arina, tiga mahasiswa Universitas Al Azhar Kairo, lainnya.
Mereka menumpang mobil jenis multi porpuse vehicle (MVP) merek Suzuki, varian Ertiga.
Kini mobil tujuh seat itu masih diamankan di sebuah markas polisi di distrik district Beheira, Mesir.
Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Mesir di Kairo, Rabu (9/3/2022), menyebut Ning Arina meninggal di lokasi kejadian.
Semetara tiga rekan lainnya, mengalami luka.
Baca juga: Putri Kiai NU Meninggal di Mesir, Rektor Universitas AlAzhar Sampaikan Belasungkawa Melalui Dubes RI
• Selain Putri Rais Syuriah NU Jateng, Ini Nama 3 Mahasiswa Indonesia yang Kecelakaan di Mesir
Satu, wanita, luka fraktur di kaki, dan dua pria lainnya luka ringan dan masih shock.
Korban patah tulang di bagian kaki atas nama Mutaani Azzahra (22)
Dua korban luka ringan bernama Muhammad Akmal Hibatullah (22) dan Arga Wida Prasetyo (22).
Keempat korban kecelakaan ini diidentifikasi berasal dari Jawa Tengah.
Saat ini jenazah korban sudah berada di Kairo, dan akan disholatkan di Rumah Kekeluargaan Masyarakat Jawa Tengah (Griya Jawa Tengah) di daerah Nasr City, Kairo untuk selanjutnya disemayamkan sambil menunggu proses pemulangannya ke Indonesia sesuai dengan permintaan keluarga korban.
Informasi yang dihimpun Tribun dari dari situs berita Kairo, Al Bawabh News korban meninggal dalam kecelakaan tunggal, di kilometer 135 dari arah Kairo ke Alexanderia, Mesir.
Jarak Kairo ke provinsi Alexanderia sekitar 210 km.
Ning adalah sapaan untuk putri Kiai Nahdlatul di pesanteren salafiah di Jawa.
Almarhumah adalah adalah putri dari KH Fadlolan Musyafa' Muti (52), Khatib Aam Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah periode 2013-2018.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/08032022_mobil_rental_ertiga_mesir.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/kecelakaan_ertiga_mesir_08032022.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/08032022_ning_arina_sabiela_Musyaffa.jpg)