Rabu, 4 Maret 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Mata Uang Rubel Anjlok, Ribuan Warga Rusia Antre Beli Barang

Saksi ekonomi mulai dirasakan warga Rusia. Pada Pekan ini, antrean panjang pembeli seringkali terlihat di luar toko IKEA di dekat Moskow.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Mata Uang Rubel Anjlok, Ribuan Warga Rusia Antre Beli Barang
AP PHOTO/DMITRI LOVETSKY/kompas.com
Demonstran meneriakkan slogan-slogan di St Petersburg, Rusia, Jumat (24/2/2022). 

“Sementara konsumen tidak ditargetkan secara langsung (dari sanksi Barat), ketakutan dan kehati-hatian melebih-lebihkan dampaknya,” kata dia.

“Dengan keluarnya merek asing seperti IKEA menciptakan efek bola salju," ucap Zach Witlin memperingatkan.

“Semuanya perusahaan Rusia akan merasakan efek mengerikan” Menurut Layanan Bea Cukai Federal Rusia, mobil, mesin, dan suku cadang mobil mencakup hampir setengah dari impor Rusia senilai 293 miliar dollar AS pada tahun lalu.

Pengurangan impor yang ketat oleh pemerintah Rusia dalam beberapa tahun terakhir berarti impor tahun 2021 tetap 7 persen di bawah level 2013, sebelum sanksi pertama menyusul pencaplokan Crimea oleh Rusia tahun 2014.

Ini juga meningkatkan perdagangan dengan China, yang merupakan satu-satunya negara yang meningkatkan ekspor ke Rusia sejak 2014.

Tetapi, penurunan lebih lanjut terlihat tak terelakkan ketika rubel jatuh, perusahaan asuransi menolak perlindungan untuk bisnis yang mengekspor ke Rusia, dan pengirim menjauh dari pelabuhan Rusia apakah akan mengekspor atau mengimpor.

“Sementara hanya beberapa perusahaan Rusia yang menjadi sasaran sanksi, semuanya akan merasakan efek mengerikan," kata Matt Townsend, mitra sanksi di firma hukum Allen & Overy.

"Inilah mengapa sanksi adalah tindakan yang sangat efektif untuk mengisolasi suatu negara," Townsend.

Guncangan ekonomi langsung akan menyebabkan kontraksi PDB 35 persen pada kuartal kedua dan penurunan 7 persen pada tahun 2022, prediksi JPMorgan.

“Tetapi peningkatan isolasi politik dan ekonomi akan membatasi potensi pertumbuhan Rusia di tahun-tahun mendatang," tambah Townsend.

RBC Global Asset Management memperingatkan, kondisi itu mungkin terjadi jika pembatasan membatasi akuisisi teknologi yang diperlukan untuk mendukung industri bernilai tertinggi Rusia.

Pemerintahan Amerika Serikat (AS) sedang mempersiapkan aturan untuk mengekang kemampuan Moskwa untuk mengimpor smartphone, suku cadang pesawat, dan komponen mobil .

Tetapi perusahaan multinasional, dari perusahaan teknologi Apple dan Microsoft hingga produsen barang konsumen Nike dan Diageo, telah memutuskan hubungan dengan Rusia, yang berarti pembeli akan memiliki akses terbatas ke barang-barang konsumen yang telah mereka gunakan selama lebih dari tiga dekade.

Perusahaan-perusahaan China, sejauh ini tetap bertahan, dapat meraih beberapa pangsa pasar tetapi mereka juga dapat menjadi mangsa sanksi sekunder karena banyak produk mereka seperti smartphone menggunakan teknologi asal AS.

Beberapa orang Rusia tidak tinggal untuk mencari tahu. Lidia, seorang pekerja lepas dari Rostov mengatakan pembatasan pengiriman uang mempersulit penerimaan pembayaran dari luar negeri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved