Konflik Rusia Vs Ukraina

Jenderal AS Meninjau Lapangan Terbang Dekat Perbatasan Ukraina

Dunia terus bergerak membantu Ukraina dari serangan invasi Rusia. Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat (AS) Jenderal Mark Milley.

Editor: Lodie Tombeg
Kompas.com
Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Mark Milley. 

Komponen yang telah dikirimkan termasuk "kemampuan yang paling dibutuhkan, seperti kemampuan anti-armor."

Setelah memiliki senjata, Ukraina menggunakannya untuk memperlambat dan menghentikan serangan Rusia di berbagai bagian Ukraina.

"Saya pikir kita semua sangat terkesan dengan seberapa efektif Angkatan Bersenjata Ukraina menggunakan peralatan yang telah kami berikan kepada mereka," kata pejabat itu.

Mungkin yang paling menonjol, konvoi besar Rusia yang membentang 40 mil dari jalan utara Kiev, Ibu Kota Ukraina, hampir tidak bergerak dalam beberapa hari.

"Kami tahu bahwa mereka telah melakukan serangan terhadap konvoi itu, bahwa serangan itu efektif dalam memperlambat dan menghentikannya," kata pejabat senior Pertahanan lainnya, Jumat.

Peralatan yang dikirim adalah peralatan yang Ukraina telah menerima pelatihan, termasuk beberapa "just-in-time" pelatihan pada akhir Desember dan awal Januari, pejabat senior mengatakan.

Dia menambahkan bahwa Ukraina dapat "mahir menggunakan" sebagian besar peralatan militer yang dikirim.

Sebagian besar paket senilai 200 juta dolar yang disetujui pada akhir Desember telah dikirim dalam waktu satu bulan, meskipun beberapa amunisi belum dikirim, kata pejabat itu.

Sementara itu, paket lengkap senilai 350 juta dolar, yang digambarkan pejabat tersebut sebagai penarikan presiden terbesar dalam sejarah, harus diselesaikan dalam beberapa hari atau minggu. (*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Di Tengah Invasi Rusia, Upaya Multinasional Pengiriman Senjata AS ke Ukraina Dikebut

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved