Konflik Rusia Vs Ukraina
Periode Krusial bagi Ukraina, Ini Pesan PM Inggris kepada Presiden Ukraina
Invasi atau operasi militer Rusia ke Ukraina diperkirakan menuju puncaknya beberapa waktu ke depan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Outlet berita itu mengatakan memiliki banyak sumber yang mengatakan keputusan telah dibuat dan bahwa segera pada 28 Februari pukul 5 pagi waktu setempat, pesawat angkut Il-76 pertama kemungkinan besar akan lepas landas membawa pasukan terjun payung Belarusia untuk dikerahkan melawan Ukraina.
Angkatan bersenjata Belarus mencakup hampir 45.000 personel militer, menurut media lokal. Diperkirakan, mereka yang dikerahkan ke Ukraina dapat dikirim ke wilayah Keiv atau Zhytomyr.
Media oposisi Belarusia telah meluncurkan kampanye anti-perang, termasuk video dari mantan komandan tinggi udara Belarusia Valeriy Sakhashik. Dia mendesak semua pasukan terjun payung Belarusia untuk tidak mematuhi perintah melanggar hukum yang akan melemparkan mereka ke dalam perang melawan negara sahabat.
Baca juga: Dubes Ukraina Minta Dukungan Indonesia: Berapa pun Nilainya, Sangat Berharga
14 Negara Pendukung Ukraina
Negara-negara pendukung Ukraina dalam perang melawan Rusia berjumlah belasan di Eropa, ditambah Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Banyak yang sudah mengirim bantuan militer atau kemanusiaan ke Ukraina sejak invasi Rusia dimulai pada Kamis (24/2/2022).
Dikutip dari AFP pada Minggu (27/2/2022), berikut adalah daftar negara yang membantu Ukraina melawan Rusia. Baca juga: 5 Negara yang Dukung Invasi Rusia ke Ukraina
1. Amerika Serikat
Washington pada Sabtu (26/2/2022) mengatakan, pihaknya mengirimkan tambahan 350 juta dollar AS (Rp 5 triliun) bantuan militer ke Kyiv untuk menjadikan total dukungannya lebih dari 1 miliar dolar (Rp 14,38 triliun) selama tahun lalu.
"Paket ini akan mencakup bantuan pertahanan senjata lebih lanjut untuk membantu Ukraina mengatasi ancaman lapis baja, udara, dan lainnya yang sekarang dihadapi," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.
Pada Minggu (27/2/2022) Blinken mengumumkan bantuan kemanusiaan baru senilai 54 juta dollar AS (Rp 776,38 miliar) yang akan dibelanjakan melalui LSM.
2. Kanada
Kanada mengirimkan persenjataan militer ke Ukraina dan meminjamkan 500 juta dollar Kanada (Rp 5,6 triliun) kepada Kiev untuk membantu mempertahankan diri.
3. Jerman
Berlin mendobrak tradisi lama untuk tidak mengekspor senjata ke zona konflik dengan berjanji akan mengirim 1.000 senjata anti-tank ke Ukraina, 500 rudal darat-ke-udara "Stinger", dan sembilan howitzer. Jerman juga menyumbangkan 14 kendaraan lapis baja serta 10.000 ton bahan bakar.
4. Prancis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/240222-Volodymyr-Zelenskyy.jpg)