Rachmat Gobel Minta Industri Mamin Bantu Petani hingga UMKM
Sektor industri makanan dan minuman (mamin) menjadi penopang ekonomi di tengah pandemi Covid-19.
Penulis: Lodie Tombeg | Editor: Lodie Tombeg
Melihat prospek kerjasama tersebut, Rachmat Gobel optimis akan banyak keuntungan yang bisa diraih melalui pengalihan teknologi makanan dari perusahaan Jepang ini. Tidak hanya potensi pasarnya yang besar di dalam negeri, melainkan juga berpotensi ekspor. Indonesia bisa menjadi basis produksi ekspor produk Chateraise.
Pada akhirnya akan terbangun industri makanan-minuman yang berkualitas dan berteknologi, memiliki struktur industri yang kuat, serta dapat memberdayakan potensi bahan lokal sehingga bisa diserap oleh pasar dunia.
“Saya yakin, jika pelaku industri makanan dan minuman nasional juga mengembangkan konsep seperti Farm Factory seperti yang dilakukan Chateraise ini, peran industri ini dalam perekonomian nasional akan semakin mencuat,” kata Rachmat.
Pengembangan industri makanan dan minuman, lanjut Rachmat, juga akan sangat terkait dengan upaya meningkatkan ketahanan pangan. Pasalnya, ketahanan pangan tidak sebatas hanya pada bagaimana memproduksi dalam jumlah besar, tapi perlu dukungan industri pengolahan yang kuat agar bisa mencapai kualitas dan standard keamanan yang tinggi. (kontan)
Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul Rachmat Gobel Minta Industri Mamin Perkuat Nilai Tambah Petani hingga UMKM
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rachmat-Gobel-8.jpg)