Minggu, 8 Maret 2026

Berita Viral

Bocor ke Medsos Video Diksar Organisasi Pecinta Alam, Senior Tempeleng Wanita

Viral lagi sebuah video diduga prosesi pendidikan dasar (diksar) kelompok pecinta alam (KPA), Selasa (30/9/2025). 

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Bocor ke Medsos Video Diksar Organisasi Pecinta Alam, Senior Tempeleng Wanita
KOLASE
ADEGAN -- Viral lagi video diksar diduga organisasi pecinta alam. 

Di antara para calon anggota pria, ada seorang wanita yang juga duduk bersimpuh. 

Ia tampak memejamkan mata dengan tangan kanan diletakan di dada kiri. 

Dalam posisi itu, ia ditampar berulang kali oleh pria yang diduga senior KPA tersebut. 

Selanjutnya, sang pria itu juga melanjutkan aksi  yang sama kepada pria yang di sebelah wanita itu hingga tersungkur. 

"Sungguh, hati ini hancur melihat perlakuan kalian terhadap anak kami. Apa yang kalian lakukan ini bukan lagi pembinaan. ini penganiayaan. Komunitas macam apa ini, Komang?

Tuhan tahu betapa remuk hati kami. Saat Lia pulang, wajah anak kami bengkak dan penuh lebam. Biru-biru di pipi, luka di tubuh. Kalian tidak punya hati. Di mana rasa belas kasih kalian?

Organisasi seperti apa yang tega memperlakukan anak seperti ini? Apakah masih ada komunitas yang membiarkan kekerasan seperti ini terjadi?

Kami hanya bisa bersyukur anak kami masih bisa pulang, meski dalam kondisi tubuh sakit dan wajah penuh luka. Tapi kalau sampai ada yang meninggal, siapa yang akan bertanggung jawab?"

Pesan itu ditulis Nourdiana Aronde Akbar dalam aksen Sulawesi Utara. Intinya, ia kecewa setelah melihat video kekerasan dalam diksar itu. 

Terungkap, rupanya KPA dalam video tersebut adalah Himpunan Penjelajah Alam Terbuka Spizaetus (HIMPASUS).

Ketua HIMPASUS pun mengklarifikasi postingan viral tersebut. Intinya dalam pernyataanya, Amelia Polutu bahwa dalam setiap prosesi, pihaknya menjalankan prosedur yang baik. 

Kata dia, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diksar) dilaksanakan pada 26–28 September 2025 di kaki Gunung Dua Saudara, Bitung. 

“Kami memahami kekhawatiran orang tua, namun perlu diluruskan bahwa seluruh kegiatan berjalan lancar, aman, dan sesuai prosedur. Semua anggota kembali ke rumah dalam keadaan masing-masing. Kami membuka ruang komunikasi dengan pihak keluarga agar tidak terjadi kesalahpahaman,” pungkas Amelia dikutip dari analisasiber.com.

(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 08 Maret 2026 (18 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved