Berita Viral
Bocor ke Medsos Video Diksar Organisasi Pecinta Alam, Senior Tempeleng Wanita
Viral lagi sebuah video diduga prosesi pendidikan dasar (diksar) kelompok pecinta alam (KPA), Selasa (30/9/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ADEGAN-Viral-lagi-video-diksar-diduga-organisasi-pecinta-alam.jpg)
Di antara para calon anggota pria, ada seorang wanita yang juga duduk bersimpuh.
Ia tampak memejamkan mata dengan tangan kanan diletakan di dada kiri.
Dalam posisi itu, ia ditampar berulang kali oleh pria yang diduga senior KPA tersebut.
Selanjutnya, sang pria itu juga melanjutkan aksi yang sama kepada pria yang di sebelah wanita itu hingga tersungkur.
"Sungguh, hati ini hancur melihat perlakuan kalian terhadap anak kami. Apa yang kalian lakukan ini bukan lagi pembinaan. ini penganiayaan. Komunitas macam apa ini, Komang?
Tuhan tahu betapa remuk hati kami. Saat Lia pulang, wajah anak kami bengkak dan penuh lebam. Biru-biru di pipi, luka di tubuh. Kalian tidak punya hati. Di mana rasa belas kasih kalian?
Organisasi seperti apa yang tega memperlakukan anak seperti ini? Apakah masih ada komunitas yang membiarkan kekerasan seperti ini terjadi?
Kami hanya bisa bersyukur anak kami masih bisa pulang, meski dalam kondisi tubuh sakit dan wajah penuh luka. Tapi kalau sampai ada yang meninggal, siapa yang akan bertanggung jawab?"
Pesan itu ditulis Nourdiana Aronde Akbar dalam aksen Sulawesi Utara. Intinya, ia kecewa setelah melihat video kekerasan dalam diksar itu.
Terungkap, rupanya KPA dalam video tersebut adalah Himpunan Penjelajah Alam Terbuka Spizaetus (HIMPASUS).
Ketua HIMPASUS pun mengklarifikasi postingan viral tersebut. Intinya dalam pernyataanya, Amelia Polutu bahwa dalam setiap prosesi, pihaknya menjalankan prosedur yang baik.
Kata dia, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diksar) dilaksanakan pada 26–28 September 2025 di kaki Gunung Dua Saudara, Bitung.
“Kami memahami kekhawatiran orang tua, namun perlu diluruskan bahwa seluruh kegiatan berjalan lancar, aman, dan sesuai prosedur. Semua anggota kembali ke rumah dalam keadaan masing-masing. Kami membuka ruang komunikasi dengan pihak keluarga agar tidak terjadi kesalahpahaman,” pungkas Amelia dikutip dari analisasiber.com.
(*)
| Viral! Dua Gadis Tunarungu Lolos Kerja di Matahari, Ternyata Saudari Kembar, Banjir Dukungan |
|
|---|
| Viral Curi Uang Pedagang Nasi Uduk, Pria di Bekasi Dibekuk Polisi |
|
|---|
| DPR Turun Tangan, PHK Karyawan Mie Sedaap Resmi Disetop |
|
|---|
| Bayi 6 Bulan Meninggal, Keluarga Salahkan Puskesmas: Tabung Oksigen Kosong, Ambulans tak Ada |
|
|---|
| Anak jadi Korban Kekerasan Pacar sang Ibu saat Check In di Hotel |
|
|---|