Minggu, 8 Maret 2026

Berita Sulutgo

Penambang BMR Sulit Jual Emas, Gubernur Sulut YSK Turun Tangan

Rencana aksi unjuk rasa penambang rakyat di Bolaang Mongondow Raya (BMR) akhirnya dibatalkan.  Keputusan itu diambil setelah pertemuan

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Penambang BMR Sulit Jual Emas, Gubernur Sulut YSK Turun Tangan
TribunGorontalo.com
GUBERNUR SULUT - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK). YSK pun langsung mencarikan solusi soal keluhan para penambang rakyat di Sulut. 

Ringkasan Berita:
  • Penambang rakyat di BMR membatalkan rencana demonstrasi setelah bertemu Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling
  • Pemerintah provinsi menyiapkan solusi legal dengan berkoordinasi bersama Pegadaian untuk membantu akses penyerapan emas. 
  • Penambang memilih menunggu realisasi langkah tersebut sambil berharap aktivitas ekonomi kembali lancar.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Sulutenggo -- Rencana aksi unjuk rasa penambang rakyat di Bolaang Mongondow Raya (BMR) akhirnya dibatalkan. 

Keputusan itu diambil setelah pertemuan langsung dengan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), di Wisma Negara Bumi Beringin, Selasa (3/3/2026).

Sejumlah penambang yang hadir bahkan secara terbuka menyatakan pembatalan aksi setelah mendengar penjelasan pemerintah provinsi terkait solusi yang sedang disiapkan.

Sebelumnya, kesulitan menjual emas hasil tambang memicu keresahan dan rencana demonstrasi.

Awal Persoalan: Emas Sulit Terserap

Dalam beberapa waktu terakhir, penambang rakyat di wilayah BMR mengaku mengalami hambatan dalam menjual emas.

Kondisi itu berdampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat setempat.

Persoalan tersebut kemudian dibawa dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut.

Baca juga: 2 Aplikator Cairkan Bonus Hari Raya, Ojol Gorontalo Terima Rp900 Ribu

Pemerintah provinsi menempatkan isu tambang rakyat sebagai salah satu pembahasan utama untuk dicarikan jalan keluar yang tidak melanggar aturan hukum.

YSK menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan keresahan itu berlarut-larut.

Menurutnya, solusi harus disiapkan secara hati-hati agar tidak memunculkan persoalan baru di kemudian hari.

“Intinya kami pemerintah berusaha menyelesaikan masalah tanpa masalah. Masyarakat penambang sabar, karena negara akan hadir membela kalian. Jadi ada solusinya,” ujarnya.

Komunikasi Langsung dengan Pegadaian

Tak berhenti pada rapat resmi, pada malam hari YSK langsung berkomunikasi dengan pimpinan wilayah Pegadaian Sulut untuk membahas skema teknis yang bisa membantu masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa meskipun solusi awal sudah dibahas, koordinasi lanjutan tetap diperlukan agar langkah yang diambil benar-benar matang sebelum dijalankan.

“Walaupun tadi pagi sudah muncul solusi, malam ini saya langsung berkomunikasi dengan Pak Kakanwil. Besok beliau akan berdiskusi secara internal untuk mematangkan langkah yang bisa membantu masyarakat penambang,” katanya.

Skema Gadai Jadi Opsi Sementara

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 08 Maret 2026 (18 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved