Bonus Hari Raya
2 Aplikator Bakal Cairkan Bonus Hari Raya, Ojol Gorontalo Terima Paling Besar Rp900 Ribu
Menjelang Idulfitri 2026, para pengemudi ojek online (ojol) di Gorontalo mulai menerima titik terang terkait pencairan Bonus Hari Raya.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Moh-Arul-Lagata-Ketua-Aliansi-Ojek-Online-Gorontalo.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pengemudi ojol di Gorontalo (khususnya mitra Gojek dan Grab) telah menerima notifikasi pencairan Bonus Hari Raya (BHR) 2026 yang dijadwalkan cair pada H-14 hingga H-7 Lebaran
- Besaran BHR ditentukan berdasarkan tingkatan akun untuk Gojek, nominal berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp900 ribu, sementara Grab secara nasional diprediksi memiliki angka yang lebih besar
- Secara nasional, pemerintah menyiapkan anggaran BHR sebesar Rp220 miliar untuk 850.000 pengemudi ojol, jumlah ini naik dua kali lipat
TRIBUNGORONTALO.COM – Menjelang Idulfitri 2026, para pengemudi ojek online (ojol) di Gorontalo mulai menerima titik terang terkait pencairan Bonus Hari Raya (BHR).
Euforia ini mulai terasa setelah sejumlah driver melaporkan adanya notifikasi resmi yang masuk ke akun aplikasi mereka.
Notifikasi tersebut bukan sekadar pemberitahuan rutin, melainkan pengumuman mengenai klasifikasi dan besaran bonus yang akan mereka terima.
Ketua Aliansi Ojek Online Gorontalo, Moh Arul Lagata, mengonfirmasi bahwa kepastian mengenai BHR ini sudah terlihat di lapangan. Menurutnya, informasi ini menjadi oase di tengah meningkatnya kebutuhan pokok menjelang lebaran.
Bagi para driver di Gorontalo, kebijakan BHR tahun 2026 ini merupakan kali kedua mereka merasakan perhatian serupa dari pihak aplikator.
Tahun lalu menjadi tonggak sejarah awal pemberian bonus ini, dan tahun ini tradisi tersebut berlanjut dengan skema yang lebih tertata.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Aliansi Ojol Gorontalo, setidaknya sudah ada dua perusahaan aplikator raksasa yang memberikan pengumuman resmi. Kedua aplikator tersebut adalah Gojek dan Grab, yang memang memiliki basis massa driver terbesar di wilayah Gorontalo.
"Dari konfirmasi teman-teman di lapangan, sudah ada dua aplikator yang memberikan notifikasi terkait pemberian BHR tersebut," ungkap Arul kepada TribunGorontalo.com pada Rabu (4/3/2026).
Baca juga: Pemerintah Umumkan THR Ojol dan Karyawan Swasta Wajib Dibayar Penuh, Cair Paling Lambat H-7 Lebaran
Notifikasi yang muncul di ponsel para driver tidak hanya berisi ucapan selamat, tetapi juga rincian teknis yang sangat dinantikan. Di sana tertera dengan jelas nominal angka serta kriteria apa yang harus dipenuhi untuk mencairkan dana tersebut.
Arul menjelaskan lebih lanjut bahwa besaran BHR tahun ini tidak dipukul rata bagi semua pengemudi. Pihak aplikator menerapkan sistem klasifikasi yang didasarkan pada performa dan tingkatan akun masing-masing mitra.
Prinsip yang digunakan cukup sederhana namun menantang: semakin tinggi klasifikasi akun seorang driver, maka semakin besar pula bonus yang akan masuk ke kantong mereka. Hal ini memicu semangat kompetisi positif di antara para driver.
Hingga saat ini, rincian nominal yang paling transparan dan sudah terverifikasi oleh para pengemudi di Gorontalo berasal dari aplikator Gojek. Skema yang ditawarkan perusahaan ini dinilai cukup detail bagi para mitra.
Dalam notifikasi tersebut, nominal BHR yang diberikan bervariasi. Rentang bonus dimulai dari angka paling rendah sebesar Rp150 ribu hingga mencapai angka maksimal Rp900 ribu bagi mereka yang berada di kasta tertinggi.
"Iya, besaran sampai Rp900 ribu itu sesuai dengan notifikasi aplikasi yang diterima teman-teman," tegas Arul.