Sabtu, 21 Maret 2026

Hikmah Ramadan 2026

Hikmah Ramadan: Halal bi Halal oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar

Halal bi Halal, tradisi khas Indonesia usai Lebaran, ternyata punya sejarah unik dan makna mendalam tentang persatuan dan saling memaafkan.

Tayang:
Editor: Tita Rumondor
zoom-inlihat foto Hikmah Ramadan: Halal bi Halal oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar
TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
HIKMAH RAMADAN - Menteri Agama Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA - Halal bi Halal, tradisi khas Indonesia usai Lebaran, ternyata punya sejarah unik dan makna mendalam tentang persatuan dan saling memaafkan. 

Halal bi Halal adalah bahasa Arab yang tidak diketahui maknanya oleh orang-orang Arab.

Kalau Halal minal Haram mungkin bisa difahami tetapi Halal bi Halal sebuah kata majmuk yang tidak lazim.

Itulah keajaiban Halal bi halal. Hal yang sangat penting dan positif di dalam acara Halal bi Halal ialah menjalin dan lebih mempererat kembali silaturrahim antara sesame umat Islam (ukhuwwah islamiyyah), sesama warga bangsa (ukhuwwah wathaniyyah), dan sesama umat manusia (ukhuwwah basyariyyah).


Setelah sebulan penuh kita banyak berkonsentrasi menjadin hubungan dengan Sang Pencipta selama bulan Ramadhan, maka kini kita kembali menjalin hubungan lebih akrab dan lebih harmonis antara sesama warga bangsa, terutama untuk meraih kejayaan bangsa masa depan. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved