Ramadan 2026
Amalan Ramadan Hari ke-20, Doa Membuka Pintu Surga dan Menutup Pintu Neraka
Umat Islam mulai memasuki hari ke-20 bulan suci Ramadan pada Selasa (10/3/2026). Pengikut Nabi Muhammad SAW dianjurkan untuk memperbanyak doa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-seorang-anak-tengah-berdoa.jpg)
Ketenangan ini menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran.
Doa harian menjadi sarana untuk memperkuat kesabaran tersebut. Umat Islam di Indonesia banyak yang menjadikan doa harian sebagai tradisi keluarga.
Anak-anak diajarkan untuk menghafal doa sejak dini agar terbiasa berdoa. Doa Ramadan hari ke-20 menjadi salah satu doa yang mudah diingat karena pesannya jelas.
Pesan tentang surga, neraka, dan Al-Quran adalah inti dari kehidupan beragama. Dengan doa ini, umat Islam diingatkan untuk selalu menjaga hubungan dengan Allah.
Selain itu, doa juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga hubungan dengan sesama manusia. Ramadan adalah bulan penuh kasih sayang, sehingga doa menjadi bagian dari memperkuat rasa persaudaraan.
Doa Ramadan hari ke-20 akhirnya menjadi simbol harapan, perlindungan, dan ketenangan bagi setiap Muslim.
Baca juga: Bacaan Niat Salat Tarawih dan Doa Setelah Witir Lengkap Arab-Latin
Bacaan Doa Ramadan ke-20
Menukil dari buku Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadhan oleh Nurhayati MA, berikut bacaan doa Ramadhan hari ke-20:
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي فِيهِ أَبْوَابَ الْجِنَانِ وَ أَغْلِقْ عَنِّي فِيهِ أَبْوَابَ النَّيْرَانِ وَ وَفَقْنِي فِيهِ لِتِلاوَةِ الْقُرْآنِ يَا مُنْزِلَ السَّكِينَةِ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ
Allâhummaftah lî fîhi abwâbal jinâni wa agliq 'annî fîhi abwâban nîrân wa waffiqnî litilâwatil qur'âni yâ munzilas sakînata fî qulûbil mu'minîn.
Artinya: Ya Allah, bukalah bagiku di bulan ini pintu-pintu surga, tutuplah untukku di bulan ini pintu-pintu neraka, dan berikanlah taufik kepadaku di bulan ini untuk membaca al-Quran, wahai Penurun ketenangan di hati Mukminin. (*)