Hikmah Ramadan 2026
Hikmah Ramadan: Menggapai Pribadi Qana’ah
Qana’ah adalah sikap merasa cukup atas pemberian Allah: menerima dengan ridha, hidup tenang, dan kaya batin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nasaruddin-Umar-sahgd.jpg)
Dalam Kitab Zabur, disebutkan, bahwa orang yang qana’ah adalah orang yang kaya walaupun ia dalam keadaan kelaparan.
Sebagian ahli hikmah berkata: “Barangsiapa yang tebal qana’ahnya, maka setiap bulu yang ada di tubuhnya akan merasakan kebahagiaan. Orang-orang yang qana’ah akan merasa tenang dari kesibukan dan berjaya atas segala sesuatu. Jadi qana’ah tidak mesti menjauhkan diri dari kesibukan.
Ada ahli hakikat mengatakan barangsiapa yang mengarahkan pandangannya kepada apa yang ada pada orang lain, maka ia akan memperpanjang kesedihannya.
Orang yang qana’ah memiliki persepsi yang positif terhadap segala sesuatu, sungguhpun itu kadang merugikan dirinya sendiri.
Ia selalu sadar bahwa kekayaan yang paling sejati ialah kepuasan batin (al-gina gina al-nafs).
Orang yang memiliki banyak kekayaan harta tidak otomatis merasakan kebahagiaan. Justru orang yang qana’ah-lah yang akan merasakan kekayaan hakiki itu. (*)