Ramadan 2026
7 Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang di Bulan Ramadan, Amalan Ringan Pahala Berlipat
Dzikir pagi dan petang jadi amalan penting di Ramadan. Ringan diucap, besar pahala, serta menjaga hati tetap tenang dan terlindungi.
Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang mengucapkan Subhanallah wa bihamdih 100 kali dalam sehari, maka dihapus dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan." (HR. Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj)
Bayangkan jika amalan ini dilakukan secara rutin sebagai bagian dari dzikir pagi dan petang di bulan Ramadan. Betapa besar rahmat dan ampunan yang Allah sediakan bagi hamba-Nya.
Baca juga: Kultum Milennial oleh Mohamad Zaenal Usman: Ramadhan Sebagai Bulan Intropeksi Diri
5. Membuka Pintu Rezeki dan Keberkahan
Dzikir bukan hanya menenangkan hati, tetapi juga menghadirkan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
Memulai pagi dengan dzikir membuat langkah terasa lebih ringan dan penuh optimisme. Menutup petang dengan dzikir menghadirkan rasa damai sebelum beristirahat.
Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk membiasakan dzikir agar kebiasaan baik ini terus berlanjut setelah bulan suci berakhir.
6. Menguatkan Hubungan dengan Allah
Dzikir adalah bentuk komunikasi antara hamba dan Rabb-nya. Ketika seorang Muslim rutin berdzikir di pagi dan petang, ia sedang membangun kedekatan spiritual yang lebih kuat dengan Allah SWT.
Kedekatan ini menjadikan puasa lebih bermakna, bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga mempertebal iman dan ketakwaan.
7. Amalan Ringan tetapi Sangat Besar Pahalanya
Dzikir termasuk amalan yang ringan diucapkan, tidak membutuhkan biaya maupun tenaga besar. Namun di sisi Allah SWT, nilainya sangat berat dalam timbangan amal.
Jangan sampai kita sibuk dengan berbagai aktivitas di bulan Ramadan, tetapi lalai dari dzikir pagi dan petang yang justru menjadi sumber kekuatan ruhani.
Contoh Bacaan Dzikir Pagi dan Petang
Beberapa bacaan yang bisa diamalkan antara lain:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bacaan-doa-dan-dzikir-pagi-hari.jpg)