Ramadan 2026
Apakah Puasa Batal karena Tidak Sengaja Menelan Air Wudu Saat Berkumur? Begini Hukum Fikihnya
Apakah puasa batal jika seseorang tidak sengaja menelan air saat berkumur ketika berwudu di bulan Ramadan?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seorang-pria-tengah-berwudu.jpg)
Contoh berkumur yang tidak diperintahkan adalah berkumur tambahan di luar wudu.
Atau berkumur keempat kali dalam wudu, padahal yang disunnahkan hanya tiga kali.
Perbedaan Berkumur yang Diperintahkan dan Tidak
Kunci hukum ini terletak pada apakah berkumur tersebut diperintahkan atau tidak.
Jika diperintahkan, maka tertelannya air tidak membatalkan puasa kecuali dilakukan berlebihan.
Jika tidak diperintahkan, maka puasanya batal meskipun tidak disengaja.
Oleh sebab itu, orang yang berpuasa harus berhati-hati dalam berkumur.
Jangan sampai rasa khawatir membuat seseorang meninggalkan kesunnahan wudu.
Namun, jangan pula berlebihan sehingga berisiko membatalkan puasa.
Jalan tengahnya adalah berkumur secara biasa, tidak berlebihan.
Dengan begitu, kesunnahan tetap terlaksana tanpa merusak puasa.
Ulama menekankan pentingnya keseimbangan antara menjaga sunnah dan menjaga puasa.
Karena puasa adalah ibadah wajib, sementara berkumur adalah sunnah.
Konsekuensi Jika Puasa Batal
Jika puasa batal karena menelan air saat berkumur yang tidak diperintahkan, ada kewajiban tambahan.
Orang tersebut tetap wajib menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa hingga Magrib.