Ramadan 2026
3 Hari Lagi Ramadan, Ini Niat Qadha Puasa dan Panduan Lengkap Tuntaskan Utang Kewajiban
Suasana menyambut bulan suci kian terasa kental di tengah masyarakat seiring dengan makin dekatnya waktu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/NIAT-PUASA-QADHA-1-2.jpg)
Aturan ini mengacu langsung pada hadits Rasulullah SAW yang sangat populer di kalangan ulama:
"Siapa yang tidak berniat di malam hari sebelum fajar, maka tiada puasa baginya."
Maka dari itu, bagi yang ingin memanfaatkan sisa waktu tiga hari ini, pastikan niat sudah mantap sejak malam hari.
Terkait kapan tepatnya Ramadan 1447 H dimulai, secara perhitungan hisab, 1 Ramadan diprediksi jatuh pada 18 Februari 2026.
Tanggal ini telah ditetapkan oleh Muhammadiyah yang menggunakan metode perhitungan kalender Hijriah tertentu.
Namun bagi masyarakat luas, pengumuman resmi dari pemerintah tetap menjadi acuan utama yang dinanti.
Kementerian Agama dijadwalkan akan menggelar Sidang Isbat pada Selasa, 17 Februari 2026.
Sidang ini bertepatan dengan tanggal 29 Sya’ban 1447 H dalam penanggalan Islam.
Pemerintah akan menurunkan tim di berbagai titik di seluruh penjuru Indonesia untuk melakukan rukyatul hilal.
Jika posisi hilal memenuhi kriteria visibilitas MABIMS, maka puasa akan dimulai serentak pada 18 Februari.
Namun, jika hilal tidak terlihat, maka bulan Sya’ban akan digenapkan menjadi 30 hari.
Jika skenario itu terjadi, awal puasa kemungkinan besar akan bergeser ke tanggal 19 Februari 2026.
Perbedaan metode penetapan seperti hisab dan rukyat ini adalah hal yang lumrah dan wajar di Indonesia.
Muhammadiyah konsisten dengan Hisab Hakiki, sementara Pemerintah dan NU tetap pada metode observasi lapangan.
Selain awal puasa, prediksi Idul Fitri 1447 H juga sudah mulai ramai diperbincangkan sebagai bahan persiapan mudik.