Peran Saka Nasional Gorontalo
Sinar Monawara dari Papua Ikut Peran Saka Nasional di Gorontalo, Ingin Jadi Taruna Akpol
Sinar Monawara Senni Kadaton tampak sibuk, pagi tadi Rabu (5/11/2025) di Peran Saka Nasional 2025.
Penulis: Fajri A Kidjab | Editor: Wawan Akuba
“Kurang lebih dua hari, dua hari hampir tiga harian,” jelas Sinar.
Meski melelahkan, semangatnya tak surut sedikit pun.
Ia tiba di Gorontalo dengan semangat baru. Perjalanan panjang itu menjadi bagian dari proses pendewasaan dan pembentukan karakter.
Dari laut yang tenang hingga jalanan berliku, ia tetap teguh melangkah.
Kesan pertamanya tentang Gorontalo cukup unik.
“Kita turun dari bis, kepala langsung sakit,” terangnya.
Namun, semua itu terbayar dengan suasana hangat dan semangat kebersamaan di lokasi kegiatan.
Di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Sinar aktif mengikuti berbagai kegiatan.
Ia terlibat dalam diskusi, simulasi, dan berbagai sesi pelatihan yang disiapkan oleh panitia.
Semua itu ia jalani dengan antusias. Ia juga banyak belajar dari peserta lain.
“Banyak teman dari daerah lain yang punya cerita menarik,” bebernya.
Pertemuan lintas budaya itu menjadi pengalaman berharga yang tak bisa ia dapatkan di tempat lain.
Sinar percaya bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler. Baginya, Pramuka adalah ruang pembentukan karakter, tempat belajar nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan pengabdian.
Ia berharap bisa membawa semangat itu ke lingkungan sekitarnya.
“Saya ingin cerita ke teman-teman di ambalan, supaya mereka juga semangat ikut kegiatan nasional,” tandasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sinar-Monawara-Senni-Kadaton-saat-ditemui-TribunGorontalocom-di-Bumi-Perkemahan-Bongohulawa.jpg)