PEMPROV GORONTALO
WFA Sudah Jalan, Gorontalo Tunggu Keputusan WFH dari Pusat
Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai merasakan dampak penerapan sistem kerja fleksibel work from anywhere (WFA), terutama dari
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/APEL-ASN-Berkemeja-Korpri-ASN-Pemprov-Gorontalo-berbaris-rapi-di-halaman.jpg)
Meski begitu, evaluasi menyeluruh masih diperlukan, termasuk pada penggunaan air dan BBM yang belum dihitung secara detail.
Ke depan, arah kebijakan daerah akan sangat bergantung pada keputusan pemerintah pusat, khususnya terkait strategi penghematan BBM.
“Kalau misalnya kebijakan nasional sudah ada terkait dengan BBM, sebagai contoh penggunaan kendaraan saat perjalanan dinas itu seperti apa masih kita kaji,” pungkasnya.
Sebelumnya, pemerintah pusat telah memastikan rencana penerapan WFH bagi ASN setelah libur Lebaran 2026.
Kebijakan ini dipicu oleh krisis energi global yang berdampak pada kenaikan harga minyak dan gangguan pasokan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut aturan teknis masih disusun, namun pelaksanaan WFH akan segera diberlakukan.
“WFH akan didetailkan, tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan,” ujarnya.
Di sisi lain, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan bahwa konsep serupa sebenarnya telah lebih dulu diterapkan di daerah melalui kebijakan WFA.
“Sebelum keluar kebijakan WFA nanti secara nasional, kita sudah WFA di sini,” ujarnya.
Menurutnya, penerapan WFA di Gorontalo telah memberikan gambaran awal terkait efisiensi belanja pemerintah, meskipun belum secara khusus menyasar pengurangan konsumsi BBM.
Situasi ini membuat pemerintah daerah harus berhitung ulang untuk menyesuaikan kebijakan pusat tanpa mengganggu sistem yang telah berjalan.
“Kami masih sementara pikir bagaimana mengefisienkan BBM,” kata Gusnar.
Salah satu opsi yang mulai dipertimbangkan adalah penggunaan transportasi bersama bagi pejabat guna menekan pemakaian kendaraan dinas, meski masih dalam tahap wacana.
Sementara itu, kebijakan WFA di Gorontalo sendiri telah mengalami penyesuaian waktu pelaksanaan.
Jika sebelumnya diterapkan setiap Jumat, kini dialihkan ke hari Rabu untuk menghindari kesan sebagai perpanjangan akhir pekan.(*)