VIDEO Gorontalo Populer
VIDEO Gorontalo Populer: Mudik Dikawal 1.760 Personel, Duka Keluarga Korban, dan Penertiban MBG
Tiga peristiwa berbeda tengah menyita perhatian publik Gorontalo, mulai dari kesiapan pengamanan mudik Lebaran, kisah
• Operasi Ketupat Otanaha 2026 di Gorontalo melibatkan 1.760
• Pengamanan difokuskan pada potensi kemacetan
• Pospam Telaga menjadi salah satu titik kunci dalam mengurai kepadatan lalu lintas
TRIBUNGORONTALO.COM -- Tiga peristiwa berbeda tengah menyita perhatian publik Gorontalo, mulai dari kesiapan pengamanan mudik Lebaran, kisah duka keluarga korban kecelakaan, hingga penertiban program Makan Bergizi Gratis.
Ketiganya menjadi sorotan karena menyentuh aspek keamanan, kemanusiaan, dan kebijakan pemerintah secara bersamaan.
Di satu sisi, aparat gabungan mengerahkan ribuan personel dalam Operasi Ketupat Otanaha 2026 demi memastikan arus mudik dan perayaan Idulfitri berjalan aman dan lancar.
Di sisi lain, kabar duka datang dari keluarga dua ASN yang meninggal dalam kecelakaan, meninggalkan cerita haru tentang kebaikan mereka semasa hidup.
Sementara itu, pemerintah daerah juga mengambil langkah tegas dengan menutup dua dapur MBG yang dinilai tidak memenuhi standar.
Rangkaian peristiwa ini menjadi deretan berita populer hingga sore ini:
Operasi Ketupat Otanaha 2026 Digelar, 1.760 Personel Disiagakan, 30 Pos Kawal Mudik hingga Ketupat
Ringkasan Berita:
- Operasi Ketupat Otanaha 2026 di Gorontalo melibatkan 1.760 personel gabungan dengan 30 pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu untuk mengawal arus mudik hingga Lebaran Ketupat.
- Pengamanan difokuskan pada potensi kerawanan seperti kemacetan saat takbiran, lonjakan mobilitas, hingga ancaman bencana alam di sejumlah wilayah.
- Salah satu titik strategis, Pospam Telaga, berperan penting mengurai kemacetan dan menjaga keamanan dengan dukungan lintas instansi serta patroli intensif.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Menjelang arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Polda Gorontalo menggelar Operasi Ketupat Otanaha 2026 dengan skala pengamanan besar.
Sebanyak 1.760 personel gabungan diterjunkan dan 30 pos didirikan di titik-titik strategis untuk memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat selama momentum Lebaran.
Operasi ini berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Baca juga: Breaking News: Rumah Kontrakan di Talumolo Terbakar, Ledakan Diduga karena Tabung Gas
Kenangan Sang Ibu untuk 2 ASN Gorontalo yang Kecelakaan di Minsel, Tak Bisa Bendung Air Mata
Ringkasan Berita:
- Dua kakak beradik asal Gorontalo yang meninggal dalam kecelakaan di Minahasa Selatan dikenal sebagai sosok baik hati dan dermawan.
- Sebelum wafat, keduanya telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk sang ibu hingga sedekah dan bantuan bagi tetangga menjelang Lebaran.
- Kepergian mereka meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat yang mengenang ketulusan serta kebaikan mereka.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dua kakak beradik yang meninggal dunia dalam kecelakaan di Minahasa Selatan dikenal sebagai sosok yang baik hati dan dermawan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.
Sang ibu, Farida Walangadi (61), mengenang kedua anaknya, Fanny Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustak sebagai pribadi yang selalu hadir dan tidak pernah abai terhadap kebutuhan orang tua.
“Setiap saat apa yang saya butuhkan pasti ada. Jadi kalau ditanya mau apa, saya tidak pernah minta,” ujarnya lirih.
Menurut Farida, kedua anaknya kerap memberikan lebih dari yang ia butuhkan, bahkan tanpa diminta.
Lagi, 2 Dapur MBG di Kota Gorontalo Ditutup Wagub Idah Syahidah, Ini Lokasinya
Ringkasan Berita:
- Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menutup dua dapur SPPG di Kota Gorontalo karena melanggar standar penyediaan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Pelanggaran meliputi aspek kebersihan, kualitas bahan, hingga proses distribusi yang tidak sesuai standar operasional.
- Padahal, menurut Badan Gizi Nasional, menu MBG harus memenuhi 20–35 persen kebutuhan energi harian dengan komposisi gizi seimbang dan berbasis pangan lokal.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, kembali mengambil langkah tegas dengan menutup dua dapur makanan bergizi gratis (MBG) di Kota Gorontalo.
Sebagai informasi, dapur MBG secara resmi disebut SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).
Penutupan tersebut diduga setelah ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan dasar dalam penyediaan makanan bergizi bagi siswa.
Artinya, dua dapur yang beroperasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu dinilai tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah.
| Balita Muntah-muntah usai Konsumsi Kue Sus SPPG Tuladenggi Gorontalo |
|
|---|
| Fakta Penutupan Dapur MBG di Tuladenggi Gorontalo, Diduga Gara-gara Bayi Keracunan Kue |
|
|---|
| Sopir Gorontalo 'Baku Panas' di Jalanan Sulut Berujung Tragedi Maut, Teguran Penumpang Diacuhkan |
|
|---|
| Wagub Idah Syahidah Tutup 2 SPPG di Kota Gorontalo: Menyusul yang Lain |
|
|---|
| Lagi, 2 Dapur MBG di Kota Gorontalo Ditutup Wagub Idah Syahidah, Ini Lokasinya |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.