PEMPROV GORONTALO
Gubernur Gusnar Ismail Hadiri Pelantikan Pengurus DPW PPP Gorontalo
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menghadiri pelantikan pengurus harian Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Gorontalo
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PELANTIKAN-Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail-hadiri-pelantikan-pengurus-harian.jpg)
“Yang kedua, Pak Ismet ini adalah tempat saya mengantarkan proposal pertama kepada tokoh-tokoh. Jadi beliau ini sudah lama menjadi bagian dari perjalanan organisasi kita,” ungkapnya.
Menurut Gusnar, pengalaman panjang Ismet Mile di birokrasi menjadi salah satu modal penting dalam memimpin organisasi politik.
Ia menyebut Ismet Mile sebagai birokrat yang meniti karier dari bawah hingga akhirnya menjadi kepala daerah.
“Beliau ini birokrat tulen yang meniti karier dari bawah sampai menjadi bupati,” katanya.
Gusnar juga menggambarkan bahwa sistem birokrasi pada masa lalu sangat berbeda dengan kondisi saat ini.
“Kalau kita bayangkan birokrasi di zaman Orde Baru, sentralnya hanya satu. Tidak seperti sekarang yang titik koordinasinya banyak, ada di DPRD, ada di gubernur, ada di partai politik,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Ismet Mile memiliki kemampuan dalam menggerakkan organisasi dan memahami sistem pemerintahan.
“Artinya beliau punya pengalaman dalam menggerakkan manajemen organisasi. Birokrasinya lengkap,” kata Gusnar.
Selain menyinggung soal kepemimpinan Ismet Mile, Gusnar juga memaparkan kondisi fiskal Pemerintah Provinsi Gorontalo yang saat ini masih terbatas.
Dirinya menitipkan pesan khusus kepada Ketua Umum PPP sekaligus menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketahanan Pangan, Muhammad Mardiono yang saat itu melantik langsung para kader PPP.
Ia menjelaskan bahwa hampir seluruh daerah di Indonesia saat ini mengalami pengurangan anggaran, termasuk Provinsi Gorontalo.
“Seluruh daerah sekarang mengalami pengurangan anggaran. Khusus Provinsi Gorontalo, kami adalah provinsi dengan fiskal yang sangat tipis,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Gorontalo saat ini sekitar Rp1,5 triliun.
“Anggaran APBD kami sekarang hanya sekitar Rp1,5 triliun,” jelasnya.
Karena keterbatasan tersebut, pemerintah daerah terus berupaya membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong pembangunan ekonomi di daerah.
| Pasar Murah Pemprov Gorontalo Ramai, Tapi Warga Mengeluh tak Ada Gas LPG |
|
|---|
| Pemprov Gorontalo Siapkan Rp30 Miliar untuk THR ASN, Cair Tunggu Regulasi |
|
|---|
| Polemik Jual Beli Emas di Pohuwato, Pemprov Gorontalo Bicara Solusi Legalitas Tambang |
|
|---|
| LKPJ 2025: Provinsi Gorontalo Raih Realisasi Pendapatan APBD Tertinggi se-Indonesia |
|
|---|
| Gubernur Gusnar Beber Alasan Warga Kota Gorontalo Tak Terima BLP3G: Tidak Ada Maksud Mendiskreditkan |
|
|---|