DPRD Provinsi Gorontalo
DPRD Gorontalo Heran LPG 3 Kg Dikeluhkan Langka, Padahal 25 Ribu Tabung Didistribusikan Tiap Hari
Keluhan masyarakat mengenai sulitnya memperoleh gas LPG 3 kilogram di Kota Gorontalo mendapat perhatian dari DPRD Provinsi Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/26092022_LPG-Mahasiswa.jpg)
Ringkasan Berita:
- DPRD Provinsi Gorontalo mengaku heran dengan keluhan kelangkaan LPG 3 kilogram di masyarakat karena distribusi gas bersubsidi tersebut mencapai sekitar 25 ribu tabung per hari.
- Meski demikian, warga di Kota Gorontalo mengaku masih kesulitan mendapatkan gas dan bahkan harus membayar hingga Rp50 ribu per tabung.
- Menjelang Idulfitri, masyarakat berharap pemerintah dapat memastikan ketersediaan LPG karena kebutuhan memasak semakin meningkat.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Keluhan masyarakat mengenai sulitnya memperoleh gas LPG 3 kilogram di Kota Gorontalo mendapat perhatian dari DPRD Provinsi Gorontalo.
Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Erwinsyah Ismail, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung terhadap jalur distribusi LPG 3 kilogram di lapangan.
Ketua Demokrat Provinsi Gorontalo itupun mengaku heran karena berdasarkan data distribusi, pasokan gas bersubsidi tersebut dinilai masih cukup besar setiap harinya.
Ia menjelaskan, penelusuran dilakukan mulai dari pangkalan, agen, hingga fasilitas pengisian di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji yang menjadi sumber pasokan gas bagi wilayah Gorontalo.
“Hasil pengecekan kami, sebenarnya kuota gas itu cukup besar. Dari satu SPPBE saja bisa mengeluarkan sekitar 12.500 tabung per hari,” kata Erwinsyah saat ditemui di sela kegiatan pasar murah bersubsidi di Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Selasa (10/3/2026).
Baca juga: Warga Gorontalo Cek Bansos 2026 Sekarang! 5 Bantuan Sosial Bulan Maret Sudah Cair
Menurutnya, di wilayah Gorontalo terdapat dua SPPBE yang beroperasi.
Jika digabungkan, jumlah tabung LPG 3 kilogram yang disalurkan setiap hari diperkirakan mencapai sekitar 25 ribu tabung.
“Kalau dihitung dua SPPBE, totalnya sekitar 25 ribu tabung yang didistribusikan setiap hari,” ujarnya.
Putra pertama Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail ini menjelaskan distribusi tersebut kemudian disalurkan ke berbagai pangkalan dengan pola pengiriman yang berbeda.
Ada pangkalan yang mendapat pasokan dua kali dalam sepekan, sementara lainnya bisa menerima hingga tiga kali pengiriman.
Setiap pangkalan, kata dia, biasanya menerima sekitar 40 hingga 60 tabung LPG dalam sekali pengisian.
Dengan jumlah distribusi tersebut, Erwinsyah mengaku cukup terkejut dengan keluhan warga yang menyebut gas LPG 3 kilogram sulit ditemukan di pasaran.
Menurutnya, secara data, ketersediaan gas bersubsidi itu sebenarnya masih ada.
Karena itu, ia mengingatkan agar LPG 3 kilogram digunakan sesuai dengan peruntukannya sebagai barang subsidi negara yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.