Kamis, 19 Maret 2026

Berita Populer

TOP 3 BERITA GORONTALO: Sosok Ramlan Amrain Lurah Tenilo, Kisah Ibrahim Pakaya Penjual Gulali

Kumpulan peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Berita Populer, Senin (2/3/2026).

Tayang:
Penulis: Tim Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto TOP 3 BERITA GORONTALO: Sosok Ramlan Amrain Lurah Tenilo, Kisah Ibrahim Pakaya Penjual Gulali
TribunGorontalo.com
BERITA POPULER — Kolase foto Ramlan Amrain, Ibrahim Pakaya, dan Masjid Sabilulhuda. Simak berita populer TribunGorontalo.com per 1 Maret 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Ramlan Amrain resmi menjabat sebagai Lurah Tenilo, Kabupaten Gorontalo
  • Sejarah Masjid Tertua Sabilulhuda 'Boki Owutango': Masjid yang terletak di Kota Gorontalo ini merupakan jejak sejarah Islam yang berdiri sejak tahun 1525 (946 Hijriah)
  • Kisah Inspiratif Penjual Gulali Lansia: Ibrahim Pakaya (71), yang akrab disapa Opa Bura, tetap produktif berjualan gulali tradisional di Taman Kalimadu sejak 2012

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kumpulan peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Berita Populer, Senin (2/3/2026).

Berita populer ini merupakan berita lokal yang sempat ramai dibaca dan mendapat banyak respon dari masyarakat Gorontalo sejak 1 Maret kemarin.

Berita pertama mengenai sosok Ramlan Amrain, Lurah Tenilo yang baru saja dilantik Bupsti Gorontalo.

Selanjutnya Masjid Sabilulhuda ‘Boki Owutango’ yang erdiri Sejak 1525

Terakhir, kisah Ibrahim Pakaya, kakek 71 tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo.

Berikut daftar 3 berita populer TribunGorontalo.com.

1. Sosok Ramlan Amrain, Lurah Tenilo: Adik Leting Eks Gubernur Gorontalo Rusli Habibie di STKS Bandung

PROFIL LURAH — Sosok Ramlan Amrain saat ditemui TribunGorontalo.com di Apotek Mitra, Sabtu (28/2/2026). Ramlan resmi menjabat sebagai Lurah Tenilo.
PROFIL LURAH — Sosok Ramlan Amrain saat ditemui TribunGorontalo.com di Apotek Mitra, Sabtu (28/2/2026). Ramlan resmi menjabat sebagai Lurah Tenilo. (TribunGorontalo.com/Fajri A. Kidjab)

Ramlan Amrain mengemban amanah baru sebagai Lurah Tenilo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Ia resmi dilantik oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi di Aula BKPSDM Kabupaten Gorontalo, Jumat (27/2/2026).

Ramlan Amrain merupakan alumni Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung (sekarang Poltekesos), sebuah sekolah kedinasan bergengsi di bawah naungan Kementerian Sosial RI. 

Ramlan menyebut dirinya "adik leting" dari mantan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Jejak Pendidikan

Perjalanan hidup Ramlan menuju kursi birokrasi tidaklah instan. 

Putra dari Ahmad M Amrain dan Latifa Idris Kasim ini lahir di Gorontalo, 7 Juni 1981.

Ramlan Amrain menghabiskan masa kecilnya di Isimu dan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Lulus dari SMA 1 Tibawa pada tahun 2000, Ramlan muda sebenarnya bercita-cita menjadi anggota TNI. 

BACA SELENGKAPNYA 

Baca juga: Breaking News: Media Iran Konfirmasi Meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei

2. Jejak Islam di Gorontalo, Masjid Sabilulhuda ‘Boki Owutango’ Berdiri Sejak 1525

MASJID TERTUA -- Potret Masjid Sabilulhuda 'Boki Owutango' Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Minggu (1/3/2026). Masid Sabilulhuda menjadi salah satu masjid tertua di Gorontalo.
MASJID TERTUA -- Potret Masjid Sabilulhuda 'Boki Owutango' Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Minggu (1/3/2026). Masid Sabilulhuda menjadi salah satu masjid tertua di Gorontalo. (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Masjid Besar Sabilulhuda ‘Boki Owutango’ berdiri di persimpangan Jalan Raja Eyato, Jalan Samudera Pasai, dan Jalan Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Dari luar, bangunannya tampak kokoh dengan sentuhan arsitektur klasik yang masih dipertahankan. Namun, di balik itu tersimpan kisah panjang tentang awal masuknya Islam di Gorontalo.

Ketua Takmirul Masjid Besar Sabilulhuda ‘Boki Owutango’, Rustam Yahya, menyebut masjid ini memiliki akar sejarah yang sangat tua.

“Masjid Sabilulhuda ‘Boki Owutango’ termasuk salah satu masjid tertua di Gorontalo. Ia didirikan pada 1525 Masehi atau 946 Hijriah,” ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Minggu (1/3/2026).

Menurut Rustam, penetapan tahun tersebut bukan sekadar cerita turun-temurun. Ada bukti autentik yang ditemukan saat renovasi masjid.

Dahulu, masyarakat sekitar belum mengetahui secara pasti kapan masjid itu berdiri. Namun, ketika dilakukan pembongkaran bagian atap saat renovasi, ditemukan petunjuk penting.

“Ketika pekerja membongkar bagian atas atap, ditemukan semacam payung kayu,” ungkapnya.

Payung kayu tersebut disebut sebagai satu-satunya yang ada di Gorontalo. Pada ukiran kayu itu tertera tahun pembangunan masjid.

BACA SELENGKAPNYA

3. Kisah Ibrahim Pakaya, Kakek 71 Tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo

PENJUAL GULALI -- Ibrahim Pakaya alias Opa Bura saat berjualan gulali di Taman Kalimadu, Kota Gorontalo, Sabtu (28/2/2026). Opa Bura kini telah berusia 71 tahun.
PENJUAL GULALI -- Ibrahim Pakaya alias Opa Bura saat berjualan gulali di Taman Kalimadu, Kota Gorontalo, Sabtu (28/2/2026). Opa Bura kini telah berusia 71 tahun. (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Ibrahim Pakaya duduk dengan tenang di balik gerobak hijaunya saat matahari mulai condong ke barat di kawasan Kalimadu, Kota Tengah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Pria berusia 71 tahun yang akrab disapa Opa Bura ini sedang menarik adonan gula merah muda yang perlahan mengeras di tangannya.

Di tengah kepungan jajanan modern, Opa Bura tetap setia menjajakan gulali tradisional demi menjaga kemandirian di usia senja.

Gulali adalah sebutan untuk jajanan tradisional khas Indonesia yang bahan utamanya terbuat dari gula (biasanya gula pasir atau gula merah) yang dilelehkan hingga mengental dan elastis.

Jajanan ini sangat populer di kalangan anak-anak, terutama karena bentuknya yang unik dan warnanya yang mencolok.

Sejak tahun 2012, Opa Bura menekuni profesi sebagai penjual gulali. Meskipun kedua anaknya telah berkeluarga dan mapan, warga Kelurahan Molosifat U ini menolak untuk sekadar berdiam diri di rumah.

 

(TribunGorontalo.com/*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 19 Maret 2026 (29 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 15:00
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved