Universitas Negeri Gorontalo
5 Guru Besar UNG yang Baru Dikukuhkan, Rektor Prof Eduart Wolok Ingatkan Pengabdian bagi Bangsa
Lima guru besar baru di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dikukuhkan di Gedung Auditorium UNG, Selasa (3/2/2025
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Lima-guru-besar-baru-di-Universitas-Negeri-Gorontalo-888888.jpg)
Ringkasan Berita:
- Lima guru besar baru di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dikukuhkan
- Lima guru besar yang dikukuhkan berasal dari bidang ilmu yang beragam.
- Rektor juga menegaskan bahwa guru besar adalah cendekiawan yang memiliki tanggung jawab moral
TRIBUNGORONTALO.COM - Lima guru besar baru di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dikukuhkan di Gedung Auditorium UNG, Selasa (3/2/2026)
Pengukuhan lima guru besar dari berbagai disiplin ilmu ini berlangsung khidmat.
Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni kenaikan pangkat, melainkan simbol lahirnya lima cendekiawan yang siap menjadi kompas moral dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat.
Kehadiran para Guru Besar ini memperkuat fondasi keilmuan UNG di berbagai lini strategis, mulai dari pendidikan, humaniora hingga teknologi.
Lima guru besar yang dikukuhkan berasal dari bidang ilmu yang beragam.
Berikut 5 Guru Besar UNG yang Baru Dikukuhkan:
1. Prof. Dr. Asna Ntelu, M.Hum., dengan kepakaran analisis wacana budaya;
2. Prof. Dr. Suleman Bouti, M.Hum., dengan kepakaran sociolinguistics orthography;
3. Prof. Dr. Dakia N. Djou, M.Hum., dengan kepakaran linguistik;
4. Prof. Dr. Ir. Sardi Salim, M.Pd., IPU, ASEAN Eng., dengan kepakaran geografi elektrifikasi
5. Prof. Dr. Frida Maryati Yusuf, M.Pd., dengan kepakaran belajar dan pembelajaran.
Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng., mengucapan selamat dan apresiasi atas keberhasilan para dosen meraih jabatan akademik tertinggi.
Menurutnya, pencapaian gelar guru besar bukan sekadar prestasi individual, melainkan capaian institusi yang patut disyukuri bersama.
“Menjadi guru besar berarti telah mencapai level tertinggi dalam pencapaian ilmu. Pada tahap ini, seorang akademisi diharapkan tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga menjadi teladan, gemar berbagi ilmu, dan memiliki dedikasi yang lebih besar untuk mengabdi kepada bangsa,” ujar Rektor.
Rektor juga menegaskan bahwa guru besar adalah cendekiawan yang memiliki tanggung jawab moral dan intelektual, untuk menjadi role model bagi sivitas akademika dan masyarakat.
Semangat dan konsistensi kelima guru besar baru dalam meraih jabatan akademik tertinggi dinilai layak untuk diteladani oleh generasi akademisi berikutnya.
“Dengan bertambahnya jumlah guru besar di UNG diharapkan mampu meningkatkan daya saing universitas di tengah dinamika dan persaingan perguruan tinggi yang semakin kompetitif. Keberadaan guru besar menjadi modal strategis bagi UNG untuk memperkuat kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.
Rektor UNG Prof Eduart Wolok Wisuda 700 Mahasiswa, Ini Pesannya
Sebelumnya Rektor UNG Prof Dr Ir Eduart Wolok, ST, MT, IPU, ASEAN.Eng, mewisuda 700 mahasiswa pada Senin (2/2/2026)
| UNG Kembangkan Riset Kulit Jeruk Nipis, Buka Peluang Produk Herbal dan Nutraseutikal |
|
|---|
| Optimistis 2026 Jadi Momentum Emas, UNG Satukan Visi Tingkatkan Prestasi Mahasiswa |
|
|---|
| FK UNG Resmi Buka Prodi Anestesiologi, Rektor: Fokus Hasilkan Dokter Spesialis Kompeten |
|
|---|
| Wamen Diktisaintek Stella Christie Dorong Peneliti UNG Go Global, Soroti Tantangan dan Peluang Riset |
|
|---|
| Mahasiswa UNG Galang Dana untuk Korban Kebakaran Rumah di Siendeng Gorontalo |
|
|---|