Kamis, 19 Maret 2026

TNI Gorontalo Meninggal

Sahabat Menangis Histeris di Liang Lahat Serda Rein Pasau TNI Gorontalo Korban Longsor

Tangis pecah di liang lahat Serda Mar (Anumerta) Rein Pasau. Di tengah pelayat yang mengelilingi makam, seorang pemuda tampak

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Sahabat Menangis Histeris di Liang Lahat Serda Rein Pasau TNI Gorontalo Korban Longsor
TribunGorontalo.com
TNI GUGUR--Rian W. Abjul (25), sahabat dekat almarhum yang selama ini dikenal sebagai teman sebantal kepala Rein semasa sekolah. Menangis histeris di Keluarkan Pauwo Kecamatan Kabila Bone Bolango, Sabtu (30/1/2026). Sumber foto: Tribun Gorontalo.com/Jefri Potabuga. 

“Dia orangnya tidak pernah mengeluh. Walaupun hidup susah, dia tetap mau tolong orang,” katanya.

Kedekatan itu membuat Rein sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga Rian. Ibu Rian memperlakukan Rein layaknya anak sendiri.

“Kalau Rein datang ke rumah, mama selalu bilang, ‘ini anak saya juga’,” tutur Rian lirih.

Kenangan tersebut membuat kehilangan Rein terasa begitu berat.

Rian mengaku terpukul saat menerima kabar sahabatnya gugur dalam peristiwa longsor di Kabupaten Bandung Barat saat menjalankan tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Laut.

“Saya pikir itu kabar salah. Saya tidak percaya. Tapi pas lihat peti, dunia rasanya runtuh,” ucapnya.

Bagi Rian, Rein bukan hanya sahabat, tetapi saksi hidup perjalanan hidupnya.

“Dia itu saksi hidup saya. Dari tidak punya apa-apa, sampai dia jadi tentara. Saya bangga sekali sama dia,” ujarnya.

Rian masih mengingat mimpi-mimpi Rein semasa hidup. Almarhum bercita-cita mengangkat derajat keluarga dan membalas kebaikan orang-orang yang pernah menolongnya.

“Dia sering bilang, kalau sudah jadi, dia mau bantu banyak orang. Dia mau lihat mama bahagia,” kenangnya.

Kesedihan serupa juga dirasakan teman-teman sekolah almarhum. Farul Sanau, teman SMA Rein di Kabila, mengenang almarhum sebagai sosok yang baik dan penuh empati.

“Rein itu baik sekali. Tidak pilih-pilih orang. Semua dia sayang,” ujar Farul.

Menurutnya, meski hidup dalam keterbatasan, Rein tetap berusaha membantu orang lain.

“Walaupun dia sendiri susah, dia tetap mau tolong. Itu yang bikin banyak teman merasa kehilangan,” katanya.

Jenazah Serda Mar (Anumerta) Rein Pasau dipulangkan ke Gorontalo pada Sabtu, 31 Januari 2026, dini hari.

Tagis Ibunda

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 19 Maret 2026 (29 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 15:00
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved