Bansos 2026
Pemerintah Uji Coba Sistem Digital Pemeringkatan Penerima Bansos
Pemerintah terus memperkuat upaya penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran melalui pemanfaatan transformasi digital
Penyusunan variabel tersebut dilakukan oleh Tim Pensasaran yang melibatkan lintas kementerian dan lembaga, akademisi, serta pakar kemiskinan.
“Semua berbasis kajian akademis dan dapat dipertanggungjawabkan. Kalau tidak bisa dipertanggungjawabkan, kami tidak berani melaporkannya kepada Presiden,” tegas Andy.
Adapun basis data awal yang digunakan bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang terus diperbarui sesuai kondisi terkini masyarakat.
Sistem ini akan diterapkan untuk bansos reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sementara bansos adaptif akibat bencana disiapkan dengan skema tersendiri.
Pemerintah berharap transformasi digital ini mampu mewujudkan penyaluran bansos yang lebih adil, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
(*)
| Bansos PKH dan BPNT 2026 Dipercepat Saat Ramadan, Cek Status Penerima di Sini |
|
|---|
| Penyaluran Bansos 2026 Capai 85 Persen, 3 Juta KPM Masih Proses, Ini Cara Cek Penerima |
|
|---|
| Bansos PKH dan Sembako Cair Awal Ramadan, Ini Cara Cek Desil Anda via HP |
|
|---|
| Bansos Sembako Ramadan 2026 Mulai Cair Februari, Ini Daftar Wilayahnya |
|
|---|
| Bansos Tahap 1 Sudah Cair: Ini Cara Penerima PKH dan BPNT Ambil Dana Rp 600 Ribu–Rp 750 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/DAFTAR-Mau-trima-bansos-tapi-tdk-terdaftar-begini-caranya-daftar.jpg)