Bansos 2026
Penyaluran Bansos 2026 Capai 85 Persen, 3 Juta KPM Masih Proses, Ini Cara Cek Penerima
Sebanyak 3 juta KPM bansos 2026 belum menerima pencairan karena proses administrasi dan pembukaan rekening masih berlangsung.
Ringkasan Berita:• 3 juta penerima baru PKH dan BPNT masih menunggu proses burekol 1–2 bulan.• Penyaluran triwulan I 2026 sudah lebih 85 persen atau di atas Rp15 triliun.• Status penerima bisa dicek lewat aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Kemensos.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat sekitar tiga juta keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) tahun 2026 hingga kini belum menerima pencairan.
Hal ini terjadi karena proses administrasi bagi penerima baru masih berlangsung.
Baca juga: Bansos Sembako Ramadan 2026 Mulai Cair Februari, Ini Daftar Wilayahnya
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan, jutaan penerima tersebut merupakan hasil pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Basis data ini diperbarui setiap triwulan, sehingga memungkinkan adanya penambahan KPM yang sebelumnya belum tercantum dalam daftar penerima.
Baca juga: Bansos PKH dan Sembako Cair Awal Ramadan, Ini Cara Cek Desil Anda via HP
Alasan Tiga Juta Penerima Belum Cair
Saifullah merinci, dari total tiga juta penerima baru tersebut, sekitar satu juta merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH), sementara dua juta lainnya tercatat sebagai penerima Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).
Kendala utama yang dihadapi adalah belum tersedianya rekening bank bagi sebagian besar penerima baru.
Karena itu, Kemensos harus melakukan proses pembukaan rekening kolektif (burekol) sebelum bantuan bisa disalurkan.
Baca juga: Bansos Tahap 1 Sudah Cair: Ini Cara Penerima PKH dan BPNT Ambil Dana Rp 600 Ribu–Rp 750 Ribu
"Sebagian besar belum memiliki rekening. Maka itu ada namanya buka burekol dan perlu waktu 1-2 bulan untuk burekol-nya sebelum bantuan dapat dicairkan," kata Saifullah di Jakarta, Sabtu (21/2/2026) dikutip dari Antara.
Selain pembukaan rekening, tahapan administrasi juga mencakup distribusi kartu penerima serta persiapan mekanisme penyaluran melalui PT Pos Indonesia.
Baca juga: Bansos PKH dan BPNT 2026 Mulai Dicairkan, Pastikan Data Anda Tercatat di Sistem Kemensos
Progres Penyaluran Triwulan I 2026
Di tengah proses tersebut, Kemensos melaporkan realisasi penyaluran bansos triwulan pertama 2026 menunjukkan perkembangan positif.
Hingga awal Februari, bertepatan dengan Ramadhan, penyaluran telah melampaui 85 persen atau lebih dari Rp15 triliun.
Rinciannya:
- PKH telah disalurkan kepada 8.940.958 KPM dari total 10 juta KPM, dengan nilai lebih dari Rp6 triliun atau sekitar 89,4 persen.
- BPNT/Sembako telah menjangkau lebih dari 15 juta KPM dari total 18.250.000 KPM, dengan nilai lebih dari Rp9 triliun atau sekitar 86,9 persen.
- Seluruh bantuan disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bank Syariah Indonesia guna memastikan dana diterima langsung oleh masyarakat tanpa perantara.
Kemensos menegaskan percepatan administrasi terus dilakukan agar penerima baru dapat segera menerima haknya, terutama menjelang Ramadhan.
Baca juga: Jelang Ramadan 1447 H, Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026 Cair, Cek Status Anda di Sini
Cara Cek Penerima Bansos 2026
Masyarakat dapat memeriksa status kepesertaan bansos secara daring melalui dua kanal resmi:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berikut-Cara-Daftar-Bansos-Online-2025-Cek-Status-di-Kemensos.jpg)