Berita Populer Gorontalo
7 Berita Populer: Tambang Ilegal, Emas Melimpah, Budaya Kopi, hingga PAW DPRD Jadi Sorotan
Inilah 7 berita populer hari ini, Jumat (23/1/2026): penyitaan ekskavator, maraknya street coffee, hingga fakta melimpahnya emas dan tembaga.
Penulis: Redaksi | Editor: Tita Rumondor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/7-berita-populer-gorontalo-hari-ini-Jumat-23-Januari-2026.jpg)
Hal itu diungkapkan Kepala Laboratorium Teknik Geologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Muh Kasim dalam Program Tribun Podcast yang dipandu Reporter TribunGorontalo.com, Kamis (22/1/2026). Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, batuan penyusun Gorontalo didominasi oleh batuan gunung api yang berasosiasi erat dengan logam bernilai ekonomi.
“Kalau kita lihat, umumnya batuan di Gorontalo adalah batuan gunung api,” ujarnya.
Pakar Geologi UNG Beberkan Asal Kandungan Emas di Gorontalo
Ringkasan Berita:
- Provinsi Gorontalo dikenal kaya akan emas dan logam bernilai ekonomi karena wilayahnya didominasi batuan bertipe vulkanik.
- Pakar geologi Universitas Negeri Gorontalo menjelaskan perbedaan metode penambangan di Suwawa dan Pohuwato tetap berasal dari sistem geologi yang sama.
- Meski potensinya besar, aktivitas pertambangan perlu dikelola dengan baik agar dampak lingkungan dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Meski tidak memiliki gunung api aktif, Provinsi Gorontalo secara geologi menyimpan karakter batuan yang berkaitan erat dengan aktivitas vulkanik di masa lalu.
Kondisi inilah yang menjadi salah satu faktor melimpahnya sumber daya mineral, khususnya emas.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Laboratorium Teknik Geologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Muh Kasim, Kamis (22/1/2026).
Menurut Kasim, batuan penyusun wilayah Gorontalo didominasi oleh batuan gunung api yang secara ilmiah berasosiasi dengan logam bernilai ekonomi.
Sosiolog UNG Sabrina Nadia Sebut Budaya Kopi Ubah Pola Interaksi Warga Gorontalo
Ringkasan Berita:
- Kopi kini bukan sekadar minuman, melainkan telah bertransformasi menjadi media interaksi sosial utama dan ruang pertemuan untuk membahas berbagai topik
- Budaya nongkrong di warkop kini didominasi oleh generasi muda (Gen Z dan Gen Alpha)
- Fenomena ini menciptakan peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat serta membantu membangun jejaring sosial baru
TRIBUNGORONTO.COM – Fenomena menjamurnya warung kopi (warkop) dan street coffee atau kopi jalanan di Gorontalo mencerminkan perubahan cara masyarakat berinteraksi.
Dosen Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Sabrina Nadia, menilai bahwa budaya kopi saat ini berperan penting dalam membentuk relasi sosial warga lintas generasi.