Berita Populer Gorontalo
7 Berita Populer: Pencarian Korban Hanyut, Tambang Emas Ilegal Disita hingga Ayah Aniaya Anak
Berikut 7 berita populer Gorontalo hari ini, Selasa (6/1/2026). Perkara perceraian masuk Pengadilan Agama Suwawa-kasus kekerasan anak.
Penulis: Redaksi | Editor: Tita Rumondor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/7-berita-populer-Gorontalo-hari-ini-Selasa-6-Januari-2026.jpg)
TRIBUNGORONTALO --- Berikut 7 berita populer Gorontalo hari ini, Selasa (6/1/2026).
Mulai dari puluhan perkara perceraian masuk Pengadilan Agama Suwawa, sementara tim SAR masih mencari ibu dan anak yang hanyut di Sungai Paguyaman.
Di sisi lain, aparat menertibkan tambang emas ilegal, longsor kembali terjadi di Olele, dan kasus kekerasan anak mengejutkan warga.
Berikut 7 berita populer hari ini selengkapnya :
Puluhan Perkara Masuk Pengadilan Suwawa Gorontalo Awal 2026, Mayoritas Perceraian
Ringkasan Berita:
- Sejak 2 Januari 2026, tercatat hampir 40 perkara masuk ke Pengadilan Agama Suwawa
- Jenis perkara yang paling banyak tetap perceraian, dengan tren cerai gugat (diajukan istri) jauh lebih tinggi
- Selain perceraian, perkara dispensasi kawin menempati urutan kedua terbanyak dengan 137 kasus di 2025
TRIBUNGORONTALO.COM – Pengadilan Agama Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, langsung menerima puluhan perkara hanya dalam tiga hari pertama pelayanan di awal tahun 2026.
Sejak dibuka pada 2 Januari, jumlah perkara yang masuk tercatat mendekati 40 kasus.
Ketua Pengadilan Agama Suwawa, Noni Tabito, mengatakan pelayanan pendaftaran perkara dibuka segera setelah libur Tahun Baru berakhir.
Dalam hitungan hari, jumlah perkara yang masuk cukup signifikan.
GORONTALO UPDATE - Video Pencarian Ibu dan Anak Hanyut di Sungai Paguyaman
Ringkasan Berita:
- Tim SAR gabungan dari Basarnas, polisi, dan TNI masih menyusuri Sungai Motoduto
- Tiga orang menyeberangi sungai dengan berpegangan tangan, namun arus deras memisahkan mereka
- Pencarian difokuskan di titik terakhir korban terlihat, sempat ditemukan pakaian diduga milik korban