Berita Populer Gorontalo
7 Berita Populer: Longsor Batu Tewaskan Warga, Cafe Tiara Terbakar, Pesta Karyawan Tambang Disorot
Berikut 7 berita populer Gorontalo hari ini, Sabtu (3/1/2026) mulai dari bencana longsor maut hingga kebakaran hebat.
Penulis: Redaksi | Editor: Tita Rumondor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berikut-7-berita-populer-Gorontalo-hari-ini-Sabtu-312026.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Berikut 7 berita terpopuler Gorontalo hari ini, Sabtu (3/1/2026).
Sejumlah peristiwa menarik perhatian pembaca, mulai dari bencana longsor maut, kebakaran hebat, hingga kontroversi pesta karyawan tambang di tengah banjir.
Baca 7 berita populer Gorontalo hari ini selengkapnya dibawah ini :
Seorang Warga Olele Gorontalo Tertimbun Longsor Batu saat Metik Cabai di Kebun
Ringkasan Berita:
- Bencana longsor batu di Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Jumat (2/1/2026), menewaskan seorang warga setelah tertimpa batu besar saat berada di kebun.
- Korban bernama Zenab Pakaya (61) meninggal dunia di lokasi kejadian, peristiwa tragis tersebut disaksikan langsung oleh suaminya dan terjadi sekitar pukul 10.00 Wita.
- Jenazah korban dievakuasi secara manual oleh warga dibantu BPBD Bone Bolango sebelum dibawa ke rumah duka dan direncanakan dimakamkan di Boalemo
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Bencana longsor batu terjadi di Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Jumat (2/1/2026).
Peristiwa tragis ini mengakibatkan seorang warga meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertimpa batu besar.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achril Babyonggo menceritakan peristiwa itu.
Kata dia, sekelompok warga berangkat ke kebun untuk memetik rica (cabe) sekitar pukul 07.00 Wita.
Viral Video Hiburan Karyawan Pani Gold di Tengah Banjir, Aktivis Kritik, Perusahaan Buka Suara
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Dugaan pesta pergantian tahun yang dilakukan karyawan PT Pani Gold Gorontalo (PGP) di tengah bencana banjir Pohuwato menuai reaksi keras dari kalangan aktivis di Gorontalo.
Video joget karyawan perusahaan tersebut beredar luas di media sosial.
Video itu menuai sorotan karena muncul di saat warga Pohuwato masih berjuang menghadapi dampak banjir.
Sejumlah pihak menilai banjir Pohuwato tidak bisa dilepaskan dari persoalan kerusakan lingkungan.