Berita Populer Hari Ini
7 Populer Gorontalo Senin 5 Januari 2026: Pencarian Ibu-Anak Hanyut hingga Cafe Tiara Diperbaiki
Berikut 7 berita terpopuler Gorontalo hari ini, Senin (5/1/2026). Sejumlah peristiwa terjadi di Gorontalo pekan ini. Baca selengkapnya!
Penulis: Redaksi | Editor: Tita Rumondor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berikut-7-berita-terpopuler-Gorontalo-hari-ini-Senin-512026.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM --- Berikut 7 berita terpopuler Gorontalo hari ini, Senin (5/1/2026). Sejumlah peristiwa terjadi di Gorontalo pekan ini.
Sejumlah peristiwa terjadi di Gorontalo pekan ini.
Komunikasi terakhir melalui video call menjadi kenangan mendalam bagi keluarga Sumitra Isini (26) dan anaknya Akbar Diangi (9), yang hilang terseret arus Sungai Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Sabtu (3/1/2026).
Baca juga: Viral Live TikTok, Dua Pasangan Remaja di Gorontalo Berciuman Demi Gift
Sementara itu, destinasi wisata Pentadio Resort kini kembali dibuka dengan fasilitas pemandian air panas yang juga dimanfaatkan untuk terapi kesehatan.
Di sisi pemerintahan, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, meminta kenaikan gaji pegawai PPPK yang saat ini hanya Rp1 juta per bulan.
Di Kota Utara, Cafe Tiara yang terbakar mulai diperbaiki oleh pekerja setelah puing-puing dibersihkan.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Gorontalo Besok Selasa 6 Januari 2026: Berawan dan Hujan Ringan, Tetap Waspada!
Tragisnya, seorang bocah SMP, Abdulrahman Pengo, ditemukan meninggal dunia usai terseret arus Sungai Paguyaman.
Di sektor birokrasi, Pemkab Pohuwato mulai memberlakukan skema kerja fleksibel ASN dengan masuk kantor empat hari seminggu dan WFA setiap Jumat.
Keluarga Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Sumitra Sebelum Hanyut di Sungai Paguyaman Gorontalo
Ringkasan Berita:
- Sebelum hanyut di Sungai Motoduto, Sumitra sempat melakukan VC dengan keluarga
- Sumitra dikenang sebagai sosok pendiam, rajin, dan rendah hati
- Keluarga sangat terpukul atas kabar hilangnya Sumitra dan Akbar
TRIBUNGORONTALO.COM – Komunikasi terakhir melalui video call menjadi kenangan mendalam bagi keluarga Sumitra Isini (26).
Sumitra hingga kini masih dinyatakan hilang bersama anak semata wayangnya, Akbar Diangi (9), setelah terseret arus Sungai Motoduto, Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (3/1/2026) sore.
Tante korban, Asna Diangi (43), mengungkapkan bahwa sebelum peristiwa nahas itu terjadi, Sumitra sempat melakukan video call dengan keluarga di kampung halaman.
Dalam percakapan tersebut, Sumitra memperlihatkan kondisi sang nenek di Desa Ambara, Kecamatan Dungaliyo, sekaligus menyampaikan rencana untuk kembali pulang setelah panen jagung.